Transportasi Massal

Pemprov DKI Minta DPRD Sahkan Tarif Integrasi Angkutan Umum Rp10 Ribu

Syafrin mengatakan, pihaknya akan kembali melakukan pembahasan tarif integrasi ini dengan Komisi B DPRD DKI Jakarta pada Selasa (7/6/2022).

Warta Kota/Yolanda Putri Dewanti
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta, Syafrin Liputo saat diwawancarai awak media, di Gedung DPRD DKI Jakarta, Kamis (20/1/2022).(Foto : Yolanda Putri/m27). 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Pemprov DKI Jakarta meminta kepada DPRD DKI agar segera mengesahkan tarif integrasi angkutan umum sebesar Rp 10.000.

Tarif sebesar itu dianggap terjangkau untuk naik tiga moda transportasi umum.

“Dari Pak Gubernur (Anies Baswedan) sudah mengusulkan maksimum itu Rp 10.000 untuk penggunaan integrasi tiga moda, yaitu Transjakarta, MRT Jakarta dan LRT Jakarta,” ujar Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo di Balai Kota DKI pada Senin (6/6/2022).

Syafrin mengatakan, pihaknya akan kembali melakukan pembahasan tarif integrasi ini dengan Komisi B DPRD DKI Jakarta pada Selasa (7/6/2022).

Sebelumnya, pembahasan tarif ini sudah berulang kali dilakukan, hingga dewan melakukan pembahasan secara internal.

“Tarif integrasi insya Allah besok akan dilakukan pembahasan dengan Komisi B, kami harapkan pada pembahasan besok sudah mendapatkan keputusan final terkait dengan usulan Pak Gubernur untuk tarif integrasi,” katanya.

Baca juga: Pemprov DKI Usul Tarif Integrasi Transjakarta, MRT, LRT: Rp 2.500-Rp 10.000

“Tentu sebagaimana kami sampaikan sebelumnya menunggu persetujuan dewan yang kemudian akan dilakukan akselerasi untuk penetapan melalui Pak Gubernur,” lanjutnya.

Sementara itu anggota Komisi B DPRD DKI dari Fraksi PKS Muhammad Taufik Zoelkifli mengatakan, pihaknya akan kembali menggelar rapat dengan Dishub DKI Jakarta terkait hal ini pada Selasa (7/6/2022) besok pukul 10.00.

Baca juga: JakLingko Indonesia dan WIR Group Siap Hadirkan Layanan Transportasi Publik di Platform Metaverse

“Ya betul, pukul 10.00 dan saya udah dapat undangan kok. Udah dikirim via group internal Komisi B,” kata Taufik.

Seperti diketahui, rencana pengintegrasian tarif masih dibahas bersama legislatif.

Pembahasannya juga dilakukan secara intensif dengan Komisi B dan C DPRD DKI Jakarta.

Biaya yang dikeluarkan masyarakat untuk menggunakan moda transportasi Transjakarta, MRT, dan LRT pun diharapkan bisa ditekan bila integrasi tarif sudah disahkan.

Baca juga: Jakarta Sudah Lama Menanti Adanya Transportasi Umum yang Terintegrasi

Jika menggunakan satu moda saja, bayar seperti biasa Rp 3.500, kemudian naik mode kedua misalnya MRT Rp 14.000 sehingga harus keluar Rp 17.500.

Namun dengan tarif integrasi yang diusulkan sebesar Rp 10.000,masyarakat bisa menghemat hingga Rp 7.500.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved