Kumpulan Doa
Cara Melakukan Shalat Ghaib, dari Niat hingga Doanya Dilengkapi dengan Bacaan Latin
MUI Jawa Barat mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk melakukan shalat gaib, mendoakan Eril.
Penulis: Dian Anditya Mutiara | Editor: Dian Anditya Mutiara
Rukun Shalat Ghaib
Rukun shalat ghaib tak ada bedanya dengan rukun shalat jenazah pada umumnya.
Sebab yang membedakan keduanya hanyalah soal ada dan tidak ada jenazah di hadapannya.
Berikut ini tujuh rukun shalat ghaib yang harus dilakukan:
1. Berniat, seperti umumnya shalat yang lain dengan pilihan redaksi di atas.
2. Berdiri bagi yang mampu, dan bila tak mampu, boleh shalat dengan cara yang dimampuinya.
3. Membaca empat takbir termasuk takbiratul ihram. Bila lebih dari empat, baik sengaja maupun tidak, shalatnya tetap sah.
Terpenting ia tak meyakini bahwa menambah bacaan takbir itu membatalkan, atau dalam pengulangan bacaan takbir ia tak mengangkat tangannya sebagaimana empat takbir sebelumnya.
Jadi, jika diyakini membatalkan, atau seiring menambah bacaan takbir juga mengangkat tangan, maka shalatnya batal.
4. Membaca surat al-Fatihah, berdasarkan hadits riwayat Ibnu Abbas, Rasulullah saw bersabda: “Amarana Rasûlullâhi shalallâhu ‘alaihi wasallam an naqra‘a bi fâtihatil kitâb ‘alâ janâzah" (Rasulullah saw memerintahkan kami membaca surah al-Fatihah saat shalat jenazah). (HR Ibnu Majah).
5. Membaca shalawat kepada Nabi saw setelah takbir kedua. Minimal dengan membaca, Allahummâ shalli ‘alâ sayyidinâ Muhammad.
Namun yang paling sempurna adalah membaca shalawat Ibrahimiyah yang biasa dibaca saat tasyahud akhir dalam shalat.
6. Membaca doa untuk jenazah setelah rakaat ketiga.
Berikut doa Rasulullah saw yang diriwayatkan dari ‘Auf bin Malik ra:
اللهم اغْفِرْ لَهُ وَارْحَمْهُ وَاعْفُ عَنْهُ وَعَافِهِ وَأَكْرِمْ نُزُلَهُ وَوَسِّعْ مَدْخَلَهُ وَاغْسِلْهُ بِمَاءٍ وَثَلْجٍ وَبَرَدٍ وَنَقِّهِ مِنَ الْخَطَايَا كَمَا يُنَقَّى الثَّوْبُ الْأَبْيَضُ مِنَ الدَّنَسِ، وَأَبْدِلْهُ دَارًا خَيْرًا مِنْ دَارِهِ وَأَهْلًا خَيْرًا مِنْ أَهْلِهِ وَزَوْجًا خَيْرًا مِنْ زَوْجِهِ، وَقِهِ فِتْنَةَ الْقَبْرِ وَعَذَابِ النَّارِ
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/20150628-salat-sendirian_20150628_164440.jpg)