Rabu, 22 April 2026

Penipuan

Waspada, Penipuan Tiket Pesawat Online, Ini Akun Instagram Pelakunya

Ruth mengatakan ia hendak membelikan dua tiket pesawat Medan-Bandung untuk kedua orang tuanya.

Istimewa
Tangkapan layar Instagram. Akun penipu penjualan tiket pesawat online 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Kasus penipuan penjualan tiket pesawat secara online kembali terjadi.

Kali ini menimpa ibu rumah tangga, Ruth, warga Lebak Bulus, Jakarta Selatan, pada Rabu (1/6/2022).

Ruth mengatakan ia hendak membelikan dua tiket pesawat Medan-Bandung untuk kedua orang tuanya.

Karenanya ia mencari penjualan tiket online dan tertarik atas tawaran di akun Instagram yang mengaku menjual tiket pesawat murah.

Dari akun Instagram itu, ia berkomunikasi dengan pelaku melalui WhatsApp dan akhirnya tertipu.

Ia baru sadar tertipu setelah mentransfer uang Rp2,4 Juta ke rekening pelaku dan tak lama nomor WhatsApp-nya di blok oleh pelaku.

KTP pelaku penipuan tiket pesawat online
KTP pelaku penipuan tiket pesawat online

Baca juga: Sudah Inkracht di Tingkat MA, Alvin Lim Klaim Tak Bersalah dalam Kasus Penipuan

"Nama akun IG penipunya ada 2. Yakni @universaltiket.am dan @andreasvictor. Dari dua akun IG itu akan ke direct ke satu nomor WhatsApp," kata Ruth kepada Wartakotalive.com, Kamis (2/6/2022)

Menurut Ruth saat berkomunikasi, pelaku menawarkan potongan harga tiket pesawat Lion Air, Medan-Bandung yang harga normalnya Rp1,2 Juta menjadi Rp750 Ribu.

"Karena saya butuh dua tiket, saya transfer dua kali, totalnya sekitar Rp2,4 Juta. Karena kata pelaku pembayaran normal dulu, nanti potongannya di cashback," kata Ruth.

Namun setelah mentransfer uang, kata Ruth, e-tiket yang dijanjikan pelaku tidak juga diberikan. 

Baca juga: Wakil Gubernur DKI Jakarta Imbau Masyarakat Untuk Hati-Hati Penipuan Lewat Loker

"Saya tanya terus dan dia bilang cek email. Tapi di email gak ada e-tiketnya. Lalu beberapa lama akhirnya nomor saya diblok. Saya sadar sudah tertipu," kata Ruth.

KTP Pelaku

Ruth menjelaskan ia sempat curiga sewaktu diminta mentransfer uang pembayaran ke rekening BNI pelaku atas nama Arya Hermana.

"Karena di testimoni di akun IG nya, uang transfer ke BRI, tapi kok pelaku suruh saya transfer ke BNI. Kata dia adminnya sudah ganti, jadi ke BNI," ujar Ruth.

Baca juga: Hanura Minta Junjung Azas Praduga Tak Bersalah, Terkait Kadernya Dipolisikan Atas Dugaan Penipuan

Baca juga: Dugaan Penipuan Jual Beli Jam Mewah Rp 77 Miliar Didalami, Bareskrim Periksa Pelapor

Bahkan kata Ruth, untuk makin meyakinkannya, pelaku sempat mengirimkan foto Kartu Tanda Penduduk (KTP) miliknya melalui WA.

Sumber: WartaKota
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved