Kemacetan

Dani Ramdan Buka Jembatan Penghubung Dua Kawasan Industri untuk Atasi Kemacetan

Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan tak ingin melihat adanya kemacetan yang menyusahkan masyarakat. Karena itu, dia berupaya mengatasinya.

Penulis: Rangga Baskoro | Editor: Valentino Verry
istimewa
Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan akan segera membuka jembatan penghubung dua kawasan industri di Cikarang Selatan karena macet. 

WARTAKOTALIVE.COM, BEKASI - Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan mengatakan pihaknya segera membuka jembatan yang menjadi penghubung di dua Kawasan industri.

Sebab, kemacetan yang terjadi sudah sangat parah, dan solusinya membuka sekat yang ada.

Menurut Dani, pihaknya akan mengkaji pembukaan jalur jembatan penghubung kawasan industri MM2100 dan EJIP yang dikenal dengan sebutan Omah Buruh di Kecamatan Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi.

Baca juga: Hari Jadi Bogor ke-540, Mulai dari Ziarah ke Makam Pahlawan hingga Penghargaan pada PNS

Pemerintah Kabupaten Bekasi bersama pihak Kawasan Industri maupun unsur lainnya berkomitmen di tahun 2022 ini jembatan tersebut bakal dapat digunakan sepenuhnya.

Satu jalur jembatan yang sebelumnya menjadi Omah Buruh akan segera dibuka.

"Jembatan akan difungsikan karena memang lalu lintas di kedua kawasan itu sudah crowded,” katanya, Kamis (2/6/2022).

“Tetapi prosesnya bertahap, mungkin kita akan mencoba membukanya untuk kendaraan roda dua dulu," imbuhnya.

Baca juga: Perubahan Pelat Kendaraan dari Hitam ke Putih, Kombes Sambodo: Polda Metro Belum Mengeluarkan

Adapun Omah Buruh yang selama ini dijadikan tempat pergerakan buruh di Kabupaten Bekasi, untuk sementara akan direlokasi ke gedung LKS Tripartit yang terletak di Desa Hegarmanah, Kecamatan Cikarang Timur sambil menunggu tempat atau lokasi pengganti yang lebih layak

"Jadi narasinya kita memuliakan kawan-kawan buruh kita dengan memberikan tempat yang lebih layak. Jadi kita tempatkan sementara (gedung LKS Tripartit) untuk Omah Buruh sambil nanti mencari tempat yang lebih representatif lagi," ungkapnya.

Jembatan penghubung yang dijadikan tempat pergerakan para buruh, dalam waktu dekat akan dibuka untuk mengatasi kemacetan yang ada.
Jembatan penghubung yang dijadikan tempat pergerakan para buruh, dalam waktu dekat akan dibuka untuk mengatasi kemacetan yang ada. (Warta Kota/Rangga Baskoro)

Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Bekasi, Suhup mengatakan jembatan yang saat ini digunakan sebagai Omah buruh akan dilanjutkan pembangunannya sebagai jembatan penghubung antar kawasan industri. Jembatan tersebut akan dibangun oleh Kementerian PUPR.

"Jadi jalan itu akan difungsikan sebagai jembatan penghubung antar kawasan dan akan dibangun Kementerian PUPR, nanti barangkali kita sudah persiapkan beberapa opsi pengganti sementara Omah Buruh, salah satunya di Gedung LKS Tripartit," ujarnya.

Sementara itu, Ketua KC FSPMI Bekasi Raya, Sukamto menjelaskan pihaknya mempersilahkan Pemkab Bekasi apabila memutuskan untuk menggusur Omah Buruh yang telah menjadi Ikon bagi buruh di Kabupaten Bekasi.

"Kalah mau dibangun sekarang pun jalannya, silahkan. Kan akan bermanfaat juga bagi buruh yang lewat sana. Tapi, tadi Pak Pj Bupati juga bilang kalau mau memberikan tempat yang layak bagi kami nanti," tuturnya.

Baca juga: Warganet Geram Lihat Emak-emak Buang Sampah ke Sungai Sambil Joget TikTok di Atas Jembatan

Diketahui bahwa Omah Buruh dibangun diatas jembatan penghubung antara dua kawasan industri, sehingga tak bisa dilewati oleh masyarakat umum.

Lokasi tersebut dijadikan tempat berkumpulnya para buruh untuk melakukan  pergerakan maupun menyusun rencana aksi unjuk rasa.

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved