Virus Corona
Kapan Indonesia Bebas Masker? Menteri Kesehatan; Tunggu Sampai Pertengahan Juni
Dalam beberapa waktu terakhir, jumlah kasus konfirmasi Covid-19 baik global maupun nasional terus menurun.
WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin meminta kebijakan pelonggaran yang dikeluarkan pemerintah, harus dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab.
Mengingat, saat ini dunia belum sepenuhnya terbebas dari Covid-19, sehingga potensi penularan tetap ada.
Dalam beberapa waktu terakhir, jumlah kasus konfirmasi Covid-19 baik global maupun nasional terus menurun.
Baca juga: ICW Minta Dewas KPK Telusuri Menjamurnya Spanduk Dukungan Firli Bahuri Maju Pilpres 2024
Di Indonesia, berdasarkan data Kementerian Kesehatan, jumlah kasus relatif stabil, masih di bawah kisaran 1.000 kasus positif perhari.
Menyusul semakin membaiknya situasi pandemi, pemerintah mulai melakukan pelonggaran aktivitas masyarakat, sebagai transisi dari pandemi ke endemi.
Yang terbaru, masyarakat diperbolehkan tidak menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan. Kebijakan ini berlaku efektif sejak 18 Mei 2022.
Baca juga: Agar Masyarakat Tak Merasa Dijebak, Polisi Minta Rambu Ganjil Genap Dipasang di Off Ramp Tol
Ada beberapa ketentuan yang tetap harus diperhatikan masyarakat agar situasi ini tetap terkendali.
Masyarakat yang diperbolehkan lepas masker adalah mereka yang kondisi tubuhnya sehat.
Sedangkan bagi lansia, orang dengan penyakit penyerta, dan orang yang sakit flu dengan gejala batuk dan pilek, diminta tetap memakai masker saat melakukan aktivitas di dalam maupun luar ruangan.
Baca juga: Atap Tribun Sirkuit Formula E Roboh Ditiup Angin Kencang, Panitia Kokohkan Tiang
Kebijakan pelonggaran penggunaan masker, kata Budi, akan terus dipantau perkembangannya.
Jika relatif masih terkendali, maka bukan tidak mungkin Indonesia bisa sepenuhnya bebas masker.
"Kita masih menunggu sampai pertengahan Juni, karena biasanya kenaikan itu terjadi 30-35 hari sesudah pemberlakuan kebijakan ini."
Baca juga: Atap Tribun Penonton Sirkuit Formula E Ancol Roboh Diterjang Angin Kencang, Tak Ada Korban Jiwa
"Kalau memang kasusnya relatif lebih baik, kita juga akan lakukan sero survei sekali lagi di Bulan Juni."
"Kalau hasilnya baik, mudah-mudahan bisa secara bertahap kita lakukan relaksasi," ungkap Budi di Jakarta Internasional Stadium, Minggu (29/5/2022).
Melandainya jumlah kasus Covid-19 tak menurunkan tekad Kementerian Kesehatan untuk terus menggencarkan vaksinasi Covid-19.
Baca juga: Jakarta Jadi Kota Pertama di Dunia yang Bangun Sirkuit Formula E Permanen, Diapresiasi FEO
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/budi-gunadi-sadikin-menkes-ri.jpg)