Kebakaran

Kebakaran di Perumahan Segitiga Senen Sunter Jakarta Utara Diduga Disebabkan Korsleting Listrik

Kebakaran terjadi di Perumahan Segitiga Senen (STS) Blok M, Sunter, Jakarta Utara, pada Sabtu (21/5/2022) sekira pukul 16.50 WIB.

Penulis: Rendy Rutama | Editor: Sigit Nugroho
Warta Kota/Rendy Rutama Putra
Ardani Perwira Piket Damkar Jakarta Utara saat ditemui Wartakotalive.com di Perumahan Segitiga Senen (STS) Blok M, Sunter, Jakarta Utara, yang terpantau wartakotalive.com sekira pukul 17.10 WIB, Sabtu (21/5/2022). 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA UTARA - Kebakaran terjadi di Perumahan Segitiga Senen (STS) Blok M, Sunter, Jakarta Utara.

Kebakaran yang terjadi pada Sabtu (21/5/2022) sekira pukul 16.50 WIB itu terjadi, karena diduga akibat korsleting listrik.

"Penyebab sementara kebakaran, yaitu korsleting listrik. Namun, kami akan investigasi lebih lanjut" kata Ardani selaku Perwira Piket Damkar Jakarta Utara saat ditemui Wartakotalive.com, Sabtu (21/5/2022) sekira pukul 17.35 WIB.

Sebelumnya, petugas damkar terlebih dulu mendapatkan laporan dari warga terkait kebakaran yang terjadi.

Baca juga: Polres Jaksel Gelar Perkara untuk Tentukan Tersangka Kebakaran Gedung Cyber

Baca juga: Guna Menetapkan Tersangka, Polres Metro Jaksel Gelar Perkara Kasus Kebakaran Gedung Cyber 1 Mampang

Baca juga: Petugas Pemadam Hanya Butuh Sepuluh Menit untuk Memadamkan Kebakaran Empat Rumah di Kebon Kosong

Setelah mendapatkan laporan dari warga, tim damkar langsung meluncurkan total 12 unit kendaraan miliknya ke lokasi kejadian.

"Untuk saat ini kita sudah luncurkan total 12 unit," ucap Ardani.

Setelah sampai di lokasi kebakaran, petugas damkar langsung lakukan penanganan memadamkan api yang terpantau berada di lantai tiga bangunan rumah tersebut.

Selama proses pemadaman, Ardani mengaku pihaknya sempat kesulitan karena sumber air yang jauh dari lokasi kebakaran.

BERITA VIDEO: Sekelompok Kawanan Gajah Memasuki Perkebunan Warga

"Kesulitan kami sumber air yang jauh dari lokasi kebakaran," tuturnya.

Dugaan sementara, tempat tersebut merupakan gudang penyimpanan aksesoris kendaraan roda empat atau mobil.

"Di dalam rumah juga terdapat barang elektronik dan aksesoris mobil," lugasnya.

Saat proses pemadaman berlangsung, sempat terdengar beberapa suara dentuman yang berasal dari dalam bangunan tersebut.

Setelah diselidiki petugas yang memadamkan, hal itu nyatanya bersumber dari cat pilok yang terbakar.

"Suara dentuman sempat terdengar juga yang berasal dari cat pilok," cakapnya.

Hingga saat ini terkait korban jiwa diungkapkan Ardani tidak ditemukan, namun pihak nya akan mengkonfirmasi lebih lanjut.

Selain itu, petugas juga belum bisa memastikan detail terkait total kerugian yang diterima pemilik bangunan.

"Saat ini informasi yang didapat tidak ada korban jiwa," tutupnya.

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved