Aksi Terorisme

Satu Terduga Teroris MIT Poso Menyerahkan Diri, Baru Berusia 22 Tahun

Eks Kabag Penum Divisi Humas Mabes Polri ini melanjutkan, keterlibatan MRW adalah melakukan idad (pelatihan perang) dan membai'at diri ke ISIS.

Editor: Yaspen Martinus
ISTIMEWA
Satgas Madago Raya memasang baliho bergambar foto buronan teroris MIT Poso, di beberapa titik wilayah operasi, Selasa (10/8/2021). 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Satu terduga teroris berinisial MRW (22) anggota Mujahidin Indonesia Timur (MIT) Poso, Sulawesi Tengah, menyerahkan diri kepada polisi.

"Iya, satu terduga teroris menyerahkan diri pada Rabu (18/5/2022) sekitar pukul 09.30 WIB," kata  Karo Penmas Divisi Humas Mabes Polri BrigjenAhmad Ramadhan, saat dihubungi, Kamis (19/5/2022).

Ramadhan menjelaskan, MRW yang merupakan warga Desa Bega, Kecamatan Poso Pesisir, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, menyerahkan diri di Desa Bahoea Reko, Kecamatan Bungu Barat, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah.

Baca juga: DAFTAR Sembilan Anggota Dewan Pers 2022-2025, Azyumardi Azra Jadi Ketua

"Iya (anggota MIT) Poso," ucapnya.

Eks Kabag Penum Divisi Humas Mabes Polri ini melanjutkan, keterlibatan MRW adalah melakukan idad (pelatihan perang) dan membai'at diri ke ISIS.

"Keterlibatannya melakukan idad sebanyak dua kali dan baiat kepada Amir ISIS," ungkapnya.

Kapolda Sulteng: Operasi Madago Raya akan Berakhir Bila Dua DPO MIT Poso Menyerahkan Diri

Kapolda Sulawesi Tengah Irjen Rudy Sufahriadi mengatakan, masih ada dua DPO MIT Poso yang berkeliaran.

Ia meminta kedua DPO tersebut segera menyerahkan diri.

“Saya masih berharap agar dua orang DPO yang belum tertangkap segera menyerahkan diri,” katanya saat jumpa pers di Polsek Sausu, Kabupaten Parigi Moutong, Kamis (28/4/2022).

Baca juga: LIVE STREAMING Pengamatan Hilal 1 Syawal 1443 Hijriah, Secara Hisab Terlihat Sampai Lima Derajat

Dua DPO yang tersisa adalah Askar alias Jaid alias Pak Guru, dan Nae alias Galuh alias Mukhlas.

Menurut Rudy, Satgas Operasi Madago Raya memberikan kesempatan kepada dua DPO MIT Poso tersebut untuk menyerahkan diri secara baik-baik, kepada Polri maupun TNI.

“Operasi Madago Raya ini akan berakhir apabila mereka menyerahkan diri."

"Kalau tidak, kita akan mencari dan kejar sampai dapat,” tegasnya.

Sempat Lempar Rompi Diduga Bom

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved