Partai Golkar

Golkar DKI Tegaskan Solid di Barisan Airlangga Hartarto, Tolak Munaslub

Hal ini didorong atas keinginan para kader, yang berharap adanya elit partai berlambang Pohon Beringin tersebut memenangkan Pemilu seperti 1997 silam.

Biro Pers Setpres
Golkar DKI Tegaskan Solid di Barisan Airlangga Hartarto, Tolak Munaslub 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar DKI Jakarta, memastikan bakal tetap solid berada di barisan komando Airlangga Hartarto selaku Ketua Umum Partai Golkar.

Hal itu dikatakan Ketua DPD Partai Golkar DKI Jakarta Ahmed Zaki Iskandar menanggapi isu liar penggulingan Airlangga dari jabatan Ketua Umum Partai Golkar lewat musyawarah nasional luar biasa (Munaslub).

“Terkait isu Munaslub yang saat ini berkembang, saya kira ini dihembuskan oleh pihak-pihak yang ingin mengganggu soliditas Partai Golkar, yang saat ini justru kompak di bawah kepemimpinan Ketua Umum Bapak Airlangga Hartarto,” kata Zaki berdasarkan keterangannya, Kamis (12/5/2022).

Tidak hanya itu, kata Zaki, Golkar DKI tetap berkomitmen mendukung Airlangga sebagai Calon Presiden pada Pemilu 2024 mendatang.

Hal ini didorong atas keinginan para kader, yang berharap adanya elit partai berlambang Pohon Beringin tersebut memenangkan Pemilu seperti 1997 silam.

“Jadi, jika ada pihak-pihak yang ingin melaksanakan Munaslub di luar koridor aturan partai, Golkar DKI Jakarta adalah pihak yang pertama menolak hal itu,” tegas Zaki.

Baca juga: Safari Ramadan Golkar DKI, Beri Santunan ke Anak Yatim Piatu di Lagoa 

Kepempimpinan Airlangga Hartarto sebagai Ketua Umum Golkar katanya tak tergoyahkan.

Kabar adanya gerakan di internal Partai Golkar yang akan mendongkel Airlangga Hartarto dibantah ramai-ramai oleh elit beringin.

Informasi yang menyebut akan terjadi Munaslub Golkar dipastikan hanya hoaks. Wakil Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar HAM Nurdin Halid menegaskan, munaslub adalah hal luar biasa yang tidak bisa sembarang digelar.

Baca juga: Airlangga Hartarto Dinilai Capres Netral di Pilpres 2024, tapi Butuh Pendamping Populis

Menurut Nurdin Halid, munaslub itu baru bisa digelar apabila ketua umum berhalangan tetap, mengundurkan diri, melanggar AD/ART.

Sepanjang tidak ada pelanggaran terhadap AD/ART maka tidak ada alasan untuk melakukan munaslub.

Baca juga: Silaturahmi Lebaran, AHY Doakan Airlangga Hartarto Sukses Pulihkan Ekonomi Masyarakat

Kedua, lanjut Nurdin Halid, apabila ketua umum jadi tersangka kasus hukum, atau ada perbuatan pidana lain yang dia lakukan.

Dari kriteria sesuai AD/ART Golkar itu, tidak ada yang terjadi pada diri Airlangga Hartarto. Dengan demikian, tidak alasan menghadirkan Munaslub Golkar. (faf)

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved