Pilpres 2024

Cak Imin Sebut Gus Yahya Tak Pengaruhi 13 Juta Pemilih Loyal, PKB: Hubungan dengan NU Baik-baik Saja

Daniel mengatakan, PBNU tetap memiliki peran penting bagi PKB dalam menghadapi Pemilu 2024.

Editor: Yaspen Martinus
netralnews.com
Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar mengatakan, 13 juta suara pemilih loyal PKB, bisa menjadi modal dirinya maju Pilpres 2024. 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Ketua DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Daniel Johan memastikan hubungan partainya dengan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), baik-baik saja.

Hal itu ia sampaikan, menanggapi isu memanasnya hubungan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar (Cak Imin) dengan PBNU.

Sebelumnya, Cak Imin menyebut omongan Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf tak berpengaruh terhadap 13 juta suara PKB.

Baca juga: Bertemu Komisioner KPU, Mahfud MD: Tahapan Pemilu 2024 Dimulai 14 Juni 2022

"Sejauh yang saya paham, seperti biasa, baik-baik saja."

"Kader PKB begitu melek mata yang dipikirkan juga NU."

"PKB akan terus bergandengan tangan dengan NU, karena NU itu sudah menjadi darah dan daging kader PKB."

Baca juga: Pesan Mahfud MD kepada KPU: Hati-hati, Apa Pun yang Anda lakukan Pasti Ada yang Gugat

"Bahkan, guyonan yang populer di PKB itu bahwa sebelum lahir sudah NU," kata Daniel saat dikonfirmasi, Rabu (11/5/2022).

Daniel menegaskan, pernyataan Cak Imin tidak bermaksud menyinggung PBNU.

Dia menjelaskan terkait pernyataan 13 juta suara PKB solid dan tidak akan terpengaruh siapapun, termasuk PBNU, bertujuan untuk memberikan semangat kepada kader partai untuk memperkuat akar rumput.

Baca juga: Korea Utara Laporkan Kasus Pertama Covid-19, Langsung Deklarasikan Keadaan Darurat Besar

Daniel mengatakan, PBNU tetap memiliki peran penting bagi PKB dalam menghadapi Pemilu 2024.

"NU bukan hanya penting untuk PKB, bahkan NU ikut menentukan negara dan bangsa ini," papar Daniel.

Sebelumnya, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar mengatakan, 13 juta suara pemilih loyal PKB, bisa menjadi modal dirinya maju Pilpres 2024.

Baca juga: Belum Punya Rencana Nol Kasus Covid-19 Jadi Alasan Pemerintah Terus Terapkan PPKM

Hal itu ia katakan saat diwawancarai sebuah stasiun televisi, Senin (9/5/2022) lalu.

"Planning PKB memang dengan konstituen yang sangat solid pasti fix kita punya modal suara 13 juta sangat loyal."

"Di survei semua lembaga, survei pemilih PKB adalah loyal. Solid sekalis, sampai ke bawah," tuturnya.

Baca juga: Tito Karnavian Lantik Lima Pj Gubernur Paulus Waterpauw Pimpin Papua Barat

Saking solidnya, Cak Imin menyebut ucapan Ketua PBNU Yahya Cholil Staquf tidak bakal berpengaruh terhadap loyalitas 13 juta suara PKB tersebut.

"Bahkan Yahya Cholil Ketua Umum PBNU ngomong apa aja terhadap PKB, enggak ngaruh sama sekali."

"Coba di survei, survei terakhir. Itu menunjukkan bahwa kesolidan ini modal, dan saya lihat modal ini semakin besar kalau saya nyapres," beber Cak Imin. (Chaerul Umam)

Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved