Satu Anggota Kontingen Garuda Pasukan PBB yang Bertugas di Kongo Meninggal karena Sakit Keras

Kabar duka ini disampaikan Duta Besar (Dubes) Mohamad Hery Saripudin lewat pernyataan KBRI Nairobi, Jumat (6/5/2022).

Editor: Yaspen Martinus
ISTIMEWA
Kopda Jarot Budi Utomo, anggota Kontingen Garuda pada misi Perdamaian PBB Monusco di Kongo, meninggal dunia dalam tugas. Dubes RI melepas jenazah almarhum Kopda Jarot Budi Utomo ke tanah air pada Jumat (6/5/2022). 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA – Kopda Jarot Budi Utomo, anggota Kontingen Garuda pada misi Perdamaian PBB Monusco di Kongo, meninggal dunia dalam tugas.

Kabar duka ini disampaikan Duta Besar (Dubes) Mohamad Hery Saripudin lewat pernyataan KBRI Nairobi, Jumat (6/5/2022).

Kopda Jarot Budi Utomo gugur saat menjalankan tugas sebagai anggota Pasukan Kontingen Garuda yang tergabung dalam Pasukan Perdamaian PBB Monusco di Republik Demokratik Kongo (DRC).

Baca juga: Libur Sekolah di Jabodetabek Diperpanjang Sampai 12 Mei 2022 untuk Antisipasi Kemacetan Arus Balik

Ia meninggal di Rumah Sakit Aga Khan University, Nairobi, Kenya, Minggu (1/5/2022), tepat di hari terakhir bulan suci Ramadan 1443 Hijriah, akibat menderita sakit keras.

“Selamat Jalan Garuda Kita, manusia hanya bisa berusaha, berikhtiar dan berdoa."

"Namun Tuhan juga yang menentukan akhir perjalanan hidup anak manusia,” kata Dubes RI saat melepas jenazah almarhum Kopda Jarot Budi Utomo ke Tanah Air, Jumat (6/5/2022).

Baca juga: Andika Perkasa Minta Anak Buahnya Terjunkan Prajurit Berpengalaman Sebagai Pasukan Perdamaian

Kopda Jarot Budi Utomo adalah anggota Satgas Kompi Zeni, Kontingen Garuda (KonGa) XX-S/MONUSCO 2022, yang rencananya bertugas selama satu tahun.

KBRI menyebut, almarhum sempat menjalani perawatan di rumah sakit selama 11 hari, setelah diterbangkan dari DRC ke Nairobi pada 21 April 2022, karena keterbatasan fasilitas kesehatan di negara tersebut.

Kopda Jarot didampingi oleh Lettu Ckm dr Yudi Dwi Atmanto yang juga merupakan anggota Pasukan Kontingen Garuda untuk MONUSCO dan Tim Pelindungan WNI di Luar Negeri KBRI Nairobi, selama berada di RS Aga Khan University Nairobi.

Baca juga: One Way Arah Jakarta Diterapkan, Palimanan Menuju Cikampek Ramai Lancar

Tim terus memantau perkembangan kesehatan almarhum Kopda Jarot Budi Utomo.

“KBRI juga memfasilitasi secara penuh dokter anggota Pasukan Kontingen Garuda yang mendampingi Kopda Jarot Budi Utomo selama menjalani perawatan di Nairobi,” jelasnya.

KBRI Nairobi dan PBB telah bekerja sama dalam penanganan proses repatriasi jenazah Kopda Jarot Budi Utomo ke tanah air, termasuk penanganan administrasi yang disyaratkan.

Baca juga: Panglima TNI Minta Usulan Anggaran Operasional Satgas MTF Kontingen Garuda Direvisi

Sebelum diberangkatkan ke tanah air, jenazah dilepas oleh Dubes Mohamad Hery Saripudin dan istri serta para diplomat KBRI Nairobi.

Sebelumnya, dilakukan pemulasaraan secara Islam kepada jenazah Kopda Jarot, dan disalatkan oleh keluarga besar KBRI Nairobi.

Indonesia aktif menyumbangkan pasukan perdamaiannya yang dilaksanakan oleh PBB sejak 1957, melalui misi United Nations Emergency Force (UNEF) di Mesir.

Baca juga: UPDATE Covid-19 RI 6 Mei 2022: 17 Pasien Wafat, 329 Orang Sembuh, 245 Positif

Sedangkan partisipasi TNI dalam misi perdamaian dunia PBB untuk DRC berlangsung sejak 1960, ketika DRC masih bernama Zaire melalui misi UNOC.

Sejak pertama kali Indonesia aktif, bersama anggota misi perdamaian PBB lainnya membantu Pemerintah DRC dalam upaya menjaga perdamaian dan stabilitas keamanan dalam negerinya, sampai sekarang tidak pernah absen menyumbangkan anggota pasukannya.

Saat ini terdapat 1.038 anggota TNI yang tergabung dalam MONUSCO.

Selain tentara, Indonesia juga menempatkan empat anggota Polri di DRC, yang tergabung dalam misi PBB United Nations Police (UNPOL), dengan tujuan secara umum melaksanakan tugas kepolisian PBB. (Larasati Dyah Utami)

Sumber: Tribunnews
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved