Ibadah Haji

Jemaah Haji Indonesia Bakal Mendapat Layanan Makan Maksimal 119 Kali, Paling Banyak di Makkah

Abdullah yang juga Ketua Tim Katering mengatakan, penyiapan layanan konsumsi jemaah sudah dilakukan sejak awal 2022.

Editor: Yaspen Martinus
Tribunnews.com
Tim Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah bertolak ke Arab Saudi, untuk melakukan finalisasi layanan katering jemaah haji. 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Tim Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah bertolak ke Arab Saudi, untuk melakukan finalisasi layanan katering jemaah haji.

"Sesuai arahan Menteri Agama Yaqut, kami tetap bekerja di masa cuti Lebaran ini untuk mempersiapkan layanan jemaah haji."

"Hari ini, sebagian tim bertolak ke Saudi."

Baca juga: Arus Balik Macet, Pegawai Kejaksaan Boleh Tak Masuk Kerja Senin Pekan Depan

"Untuk melakukan finalisasi penyediaan layanan katering bagi jemaah haji Indonesia," ungkap Sekretaris Ditjen PHU Ahmad Abdullah Yunus, saat melepas tim di Bandara Soekarno-Hatta, Jumat (6/5/2022), dikutip dari laman kemenag.go.id.

Abdullah yang juga Ketua Tim Katering mengatakan, penyiapan layanan konsumsi jemaah sudah dilakukan sejak awal 2022.

Namun, karena belum ada kepastian kuota, prosesnya masih dalam tahap negosiasi kontrak dengan basis data perkiraan.

Baca juga: One Way Bakal Diterapkan Hingga Semanggi Jika Kemacetan Panjang Arus Balik Terjadi

"Tim saat ini ke Saudi untuk finalisasi negosiasi kontrak layanan dengan penyedia konsumsi,"

"Khususnya untuk layanan di Jeddah dan pada fase puncak haji di Arafah-Muzdalifah-Mina (Armuzna)."

"Alhamdulillah untuk layanan konsumsi di Makkah dan Madinah, proses negosiasi sudah dilakukan, tinggal penyesuaian kuota," bebernya.

Baca juga: Satu Anggota Kontingen Garuda Pasukan PBB yang Bertugas di Kongo Meninggal karena Sakit Keras

Setelah proses negosiasi selesai, menurut Abdullah, tim akan mengajukan usulan penetapan penyediaan konsumsi kepada Kantor Urusan Haji (KUH) KJRI Jeddah selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK).

Dengan begitu, proses kontrak penyedia konsumsi di Makkah, Madinah, Armuzna dan Jeddah bisa segera dilakukan jemaah haji 1443 H akan mendapat layanan makan sebanyak maksimal 119 kali."

Baca juga: ASN Diminta Kerja dari Rumah Usai Cuti Lebaran, Bisa Dimanfaatkan untuk Isoman

"Jumlah ini terdiri atas 75 kali layanan konsumsi di Makkah, 27 kali di Madinah, 16 kali di Arafah-Mina-Muzdalifah atau Armuzna (termasuk 1 paket snack Muzdalifah)."

"Dan satu kali makan di bandara Jeddah (saat kedatangan/ kepulangan)," paparnya. (*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved