Hari Raya Idulfitri

PT Jasa Marga Catat H+2 Idulfitri Warga Jabodetabek Menyerbu Bandung

Libur panjang Lebaran membuat waega Jabodetabek menghabiskan ke berbagai tempat wisata, salah satunya ke Bandung.

Penulis: Muhammad Azzam | Editor: Valentino Verry
Tribunnews/Fransiskus Adhiyuda
Ruas Jalan Lingkar Gentong dari dua arah, Bandung-Tasikmalaya dan sebaliknya, macet parah, selama libur Lebaran ini. Kawasan Bandung dan sekitarnya menjadi sasaran destinasi wisata. 

WARTAKOTALIVE.COM, KARAWANG - PT Jasa Marga mencatat lalu lintas kendaraan yang meninggalkan wilayah Jabotabek menuju ke Bandung, Jawa Barat masih terpantau tinggi.

Berdasarkan data terakhir pada Selasa (3/5/2022) atau H+1 Hari Raya Idul Fitri 1443 H/2022, sebanyak 37.954 kendaraan mengarah ke Bandung melalui GT Kalihurip Utama.

Baca juga: Pengunjung Geram, Pungli Parkir Terjadi di Tiap Wahana TMII, Anggaran Jajan Terpangkas

"Kami melihat kenaikan yang signifikan untuk lalu lintas yang mengarah ke Bandung melalui GT Kalihurip Utama yaitu sebanyak 37.954 kendaraan, naik 41,4 persen diandingkan dengan lalu lintas normal," kata Corporate Communication and Community Development Group Head Jasa Marga Dwimawan Heru, pada Rabu (4/5/2022).

Heru tak menyebut secara pasti masih tingginya arus kendaraan ke arah Bandung itu arus mudik atau untuk liburan.

Namun, dimungkinkan masih tingginya arus kendaraan menuju ke Bandung karena masyarakat Jabodetabek yang ingin liburan.

Dikatakan Heru, tak hanya kendaraan ke Bandung yang tinggi. Kendaraan menuju ke Puncak juga tinggi.

Baca juga: Camat di Kabupaten Bekasi Waswas Hadapi Pendatang Baru, Imbau Lapor RT/RW jika Ingin Cari Kerja

Sebanyak 38.742 kendaraan, naik 24,7 persen dibandingkan dengan lalu lintas normal.

“Sementara itu, untuk yang ke arah Merak melalui GT Cikupa adalah sebanyak 32.093 kendaraan atau turun 31,3 persen dari lalu lintas normal," beber dia.

Melihat tingginya lalu lintas mudik, Heru mengimbau masyarakat yang saat ini tengah berada di kampung halaman untuk mengatur waktu perjalanan kembali ke Jabotabek.

“Periode arus balik sendiri memiliki jumlah hari yang cukup pendek jika dibandingkan dengan arus mudik. Jika semua orang merencanakan pulang di akhir libur panjang, seperti tanggal 6, 7 dan 8 Mei 2022, maka peningkatan lalu lintas serentak secara bersama-sama ini harus diantisipasi oleh pengguna jalan,” tambahnya.

Baca juga: Lagi Asyik Mudik di Kampung Halaman, Andi Panik Dengar Rumahnya Kebanjiran

Heru menambahkan, Jasa Marga juga mencatat jumlah kendaraan yang masuk ke Jabotabek pada H+ 1 Lebaran 2022 secara tren masih menurun jika dibandingkan dengan lalu lintas normal.

“Untuk kendaraan yang masuk ke wilayah Jabotabek pada periode yang sama, kami catat menurun dibandingkan dengan periode normal. Secara total, pada H+1 Lebaran 2022, kami mencatat sebanyak 93.818 kendaraan, turun hingga 31,9 persen dari periode normal. Jumlah ini juga merupakan kumulatif dari empat gerbang tol utama di arah timur, barat dan selatan,” tutup Heru.

Arus lalu lintas Jalan Tol Jakarta-Cikampek KM 55 Karawang, arah Cikampek terpantau padat merayap, pada Rabu (4/5/2022) siang.

Arus lalu lintas Jalan Tol Jakarta-Cikampek KM 55 Karawang, arah Cikampek terpantau padat merayap, pada Rabu (4/5/2022) siang.
Arus lalu lintas Jalan Tol Jakarta-Cikampek KM 55 Karawang, arah Cikampek terpantau padat merayap, pada Rabu (4/5/2022) siang. (Warta Kota/ Muhammad Azzam)

Dari pantauan, pada pukul 11.30 WIB, kepadatan arus lalu lintas terjadi mulai KM 30 Cikarang hingga KM 57 Jalan Tol Jakarta-Cikampek arah Cikampek.

Untuk dari wilayah KM 57 hingga menuju ke Tol Cipalarang arah Bandung dan Tol Cipali terpantau ramai lancar.

Sumber: WartaKota
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved