Hari Raya Idulfitri

Dari Garut, Asep Mauludin Naik Kereta Api Demi Ziarah Ke Makam Ustaz Uje

Tujuannya, kata Asep adalah mendoakan sekaligus mengambil berkah dari para wali Allah yang makamnya tersebar di beberapa titik di wilayah Jakarta.

Warta Kota/ Leonardus Wical Zelena Arga
Peziarah asal Garut, Jawa Barat, Asep Mauludin (20) saat ditemui wartakotalive.com usai berdoa di makam Ustaz Jefri Al Buchori di TPU Karet Pasar Baru Barat, Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat, DKI Jakarta, Rabu (4/5/2022). 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Mengenakan baju koko bermotif biru tua dan kacamata berbentuk kotak, Asep Mauludin (20) tampak berziarah di makam Ustaz Jefri Al Buchori alias Ustaz Uje di TPU Karet Pasar Baru Barat, Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat, Rabu (4/5/2022).

Selesai berdoa di makam Ustaz Uje, Asep Mauludin menceritakan bahwa dirinya rela jauh-jauh datang dari Garut ke Jakarta untuk berziarah ke sejumlah makam para wali Allah.

Tujuannya, kata Asep adalah mendoakan sekaligus mengambil berkah dari para wali Allah yang makamnya tersebar di beberapa titik di wilayah Jakarta.

"Kemarin Selasa (3/5/2022), saya sudah ke makam Habib Kuncung di Kecamatan Pancoran, Jakarta Selatan, DKI Jakarta. Lalu dengan lokasi yang tidak jauh, lanjut ke makam Munzhir bin Fuad al-Musawa atau yang dikenal Habib Kuncung," ujar Asep kepada Wartakotalive.com, Rabu.

Asep mengatakan ia juga menyempatkan diri untuk berziarah ke makam seorang tokoh penyiar agama Islam di Jakarta pada abad ke-20, yakni Ali bin Abdurrahman Alhabsyi di Kecamatan Senen, Jakarta Pusat, DKI Jakarta.

Terkait sosok Ustaz Jefri Al Buchori alias Ustaz Uje yang ia datangi, menurut Asep, Ustaz Uje adalah orang yang baik dan soleh. Asep mengenal Ustaz Jefri melalui tausiah di YouTube.

Baca juga: H+2 Lebaran, Peziarah di TPU Karet Pasar Baru Masih Membeludak

"Saya yakin, walaupun seorang wali Allah sudah meninggal, tapi beliau masih bisa melihat kita. Mereka akan selalu mendoakan kita yang masih ada di dunia," ujar pria yang memiliki tahi lalat di pipi kiri itu.

Asep mengaku tidak hanya saat Idulfitri saja ia berziarah ke makam para tokoh syiar Islam, namun hampir dua bulan sekali kerap berziarah ke makam para wali Allah.

Doa yang ia panjatkan kata Asep adalah semoga para wali Allah mendapatkan tempat yang nyaman dan mereka dijadikan ahli surga.

Baca juga: Hari Kedua Lebaran, TPU Rorotan Khusus Covid-19 Dipadati Peziarah

Pria yang saat ini suka menonton tausiah Habib Ghasim bin Ja'far Assegaf itu juga berharap, semoga manusia suatu saat nanti bisa dikumpulkan bersama dengan para wali Allah yang telah meninggal.

"Karena kalau kita cinta kepada para wali, kita juga suatu saat nanti akan memberikan syafaat kepada kita," ujar Asep sambil tersenyum hangat.

Panas terik matahari yang menyinari TPU Karet Pasar Baru Barat, tidak menyurutkan niat Asep untuk melafalkan doa-doa di samping makam Ustaz Jefri Al Buchori.

Baca juga: Selain Tempat Wisata, Polisi Juga Bakal Amankan TPU di Masa Libur Lebaran

Baca juga: Peziarah Makam Membeludak, Pedagang Kembang di TPU Pondok Rajeg Banjir Rejeki

Asep mengaku berangkat dari Garut, Jawa Barat menuju Jakarta Pusat, dengan menggunakan kereta api.

Pria yang juga menjadi Majelis Ratibul Hadad Al-Barokah Dayeuh Handap Garut itu mengaku bangga masih diberi kesempatan untuk berziarah di makam para wali Allah.

"Selagi saya masih hidup, akan saya usahakan untuk mendoakan para wali Allah," ujar Asep. (m36)

 

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved