Kamis, 14 Mei 2026

Perang Rusia Ukraina

Komandan Militer Tertinggi Rusia Terluka Pecahan Peluru dalam Pertempuran di Ukraina

Menurutnya Valery Gerasimov, terluka di Izyum di wilayah Kharviv Ukraina, yang telah menjadi pusat pertempuran sengit sejak serangan Rusia.

Tayang:
dailymail.co.uk
Valery Gerasimov, Kepala Staf Tentara Rusia terluka di Izyum di wilayah Kharviv Ukraina 

Demikian diungkapkan Penasihat Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky.

Baca juga: Aktris Angelina Jolie Kejutkan Warga Ukraina, Datang ke Kota yang Dibombardir Rusia

Mayor Jenderal Andrei Simonov adalah jenderal kesembilan Rusia yang terbunuh sejak awal operasi di Ukraina.

Penasihat Kementerian Dalam Negeri Ukraina Anton Gerashchenko mengatakan serangan terhadap Izyum adalah tempat di mana Gerasimov, yang secara pribadi datang untuk memimpin serangan ke Slavyansk.

"Sejumlah besar perwira senior tewas dalam serangan yang melukai Gerasimov," kata Gerashchenko.

Saluran Telegram Pro-Ukraina Vertikal juga mengatakan Gerasimov telah terluka di dekat Izyum dengan mengutip sumber yang tidak ditentukan.

"Sumber kami melaporkan bahwa kaki dan pinggulnya rusak," kata Vertikal.

Baca juga: INI 10 Tentara Rusia Andalan Putin yang Disebut Tukang Jagal di Bucha Ukraina

Ini menunjukkan bahwa tiga dari rombongan Gerasimov telah terbunuh sebelum dia dievakuasi.

Rusia diyakini telah menderita banyak korban di wilayah Donbas timur dan di sekitar kota Kharkiv dan Izyum, saat angkatan bersenjata Ukraina melanjutkan pertahanan pahit mereka di wilayah Donetsk dan Luhansk yang sebagian telah diduduki oleh separatis yang didukung Moskow sejak 2014.

Para pemimpin militer Rusia mengerahkan pasukan dan peralatan ke timur Ukraina dalam upaya untuk memaksakan kemenangan berdarah.

Setelah Rusia membatalkan rencana untuk menyerang melalui utara Ukraina dan merebut Kyiv pada awal perang.

Baca juga: Jurnalis Radio Ukraina Tewas Dihajar Rudal Rusia, Terjadi Saat Kunjungan Sekjen PBB Ke Kyiv

Kementerian Pertahanan Inggris kemarin mengatakan pasukan Putin di timur masih berjuang untuk mendapatkan dukungan meskipun ada dukungan baru.

Ini dikarenakan taktik yang buruk dan pengerahan pasukan berketerampilan rendah sebagai alasan untuk kemajuan Rusia yang lambat.

“Kekurangan dalam koordinasi taktis Rusia tetap ada. Kurangnya keterampilan tingkat unit dan dukungan udara yang tidak konsisten telah membuat Rusia tidak dapat sepenuhnya memanfaatkan massa tempurnya, meskipun ada perbaikan lokal,'' tweet Kementerian Pertahanan Ukraina.

"Rusia berharap untuk memperbaiki masalah yang sebelumnya membatasi invasinya dengan memusatkan kekuatan tempur secara geografis, memperpendek jalur pasokan dan menyederhanakan komando dan kontrol," katanya.

Baca juga: Perang Meluas, Rusia Ancam Bom Pangkalan Militer Inggris

Sementara media Agentstvo melaporkan bahwa Gerasimov diterbangkan keluar dari zona perang awalnya dengan helikopter militer Mi-8 ke Belgorod di Rusia barat.

Sumber: WartaKota
Halaman 2/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved