Salat Idulfitri
90 Satpam Masjid Istiqlal Kerja Keras Amankan 100.000 Jemaah yang Ikut Salat Idulfitri
Sebanyak 90 satpam Masjid Istiqlal akan bertugas mengamankan jalannya salat Idulfitri, Senin (2/5/2022) pagi. Ini bukan tugas mudah.
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Satu hal penting saat melaksanakan Salat Idulfitri adalah keamanan terhadap barang-barang bawaan.
Ditemui oleh wartakotalive.com, petugas keamanan, Ari Imron (35) mengatakan jumlah satpam saat Salat Idulfitri akan bertambah tiga kali lipat dari yang biasanya hanya sekira 30 orang.
Baca juga: H-1 Lebaran, Arzeti Bilbina Membenahi Rumah agar Bersih saat Hari Raya Idulfitri
"Penambahan jumlah satpam supaya ikut menjaga barang bawaan jamaah yang melakukan salat Idulfitri besok pagi," ujar Ari saat ditemui di tenda satpam Masjid Istiqlal, Kecamatan Sawah Besar, Jakarta Pusat, DKI Jakarta, Minggu (1/5/2022).
Ari mengatakan, pengamanan akan diperketat dari sisi penjagaan luar dan dalam Masjid, supaya jamaah yang hadir tidak ricuh saat masuk ke area Masjid Istiqlal.
"Karena berdasarkan informasi dari pengurus masjid, akan ada kira-kira 100.000 jamaah yang datang,” ujarnya.
“Jadi dari segi pengamanan harus diperketat supaya tidak ricuh waktu jamaah masuk," imbuh Ari.
Baca juga: H-1 Lebaran, Kantor KPU Digeruduk Massa yang Menyuarakan Aksi May Day Pemilu Jurdil
Ari menginformasikan, tidak ada pengecekan barang seperti tas saat masuk area Masjid Istiqlal, namun jamaah harus menitipkan semua barang bawaan di loket penitipan barang yang tersedia.
Penitipan semua barang bawaan tersebut dikatakan Ari, supaya jamaah dapat melaksanakan ibadah salat dengan aman dan nyaman.
"Waku masuk dari gerbang luar Masjid, kita mengingatkan agar jamaah selalu memperhatikan barang bawaan,” ucapnya.
“Selain itu, kita mengarahkan para jamaah ke loket penitipan barang untuk menitipkan barang bawaan mereka," lanjut pria berumur 35 tahun itu.

Ari mengimbau, jamaah selalu memperhatikan barang bawaan termasuk dompet dan telepon genggam yang rawan hilang.
Selain itu, Ari mengimbau jamaah untuk memakai masker saat masuk ke area Masjid Istiqlal, dan menjaga jarak ketika berada di dalam masjid.
Hal tersebut supaya tidak terjadi lonjakan jumlah kasus Covid-19 setelah Idulfitri tahun 2022 ini.
Baca juga: UPDATE Pukul 11.00 WIB, H-1 Lebaran Kondisi Lalu Lintas di Tol Japek KM 57 Ramai Lancar
"Yang terpenting, protokol kesehatan diperketat supaya enggak nambah lagi yang positif Covid-19 setelah ini," ujarnya.
Wakil Ketua Bidang Penyelenggara Peribadatan Masjid Istiqlal, Abu Hurairah mengatakan, Salat Idulfitri akan dilaksanakan sekira pukul 07.00 WIB, Senin (2/5/2022).
"Tidak ada persiapan khusus, mungkin lebih ke protokol kesehatan. Kami menyiapkan hand sanitizer dan alat untuk mengecek suhu," ujar Abu.
Selain itu, Abu mengimbau jamaah yang hadir untuk membawa perlengkapan salat masing-masing, seperti: sajadah, sarung, dan mukena.
Baca juga: Taman Impian Jaya Ancol Tutup Lebih Awal pada H-1 Lebaran untuk Menghormati Karyawan
Selama pandemi Covid-19, Masjid Istiqlal tidak menyediakan perlengkapan salat untuk mengantisipasi penyebaran virus.
Jamaah yang hadir harus memakai masker dan melakukan pemeriksaan suhu sebelum masuk ke dalam masjid.
Abu mengatakan, apabila ada jamaah dengan suhu badan di atas 37 derajat celsius tidak diperbolehkan untuk masuk ke dalam masjid.
"Besok kira-kira akan ada 100.000 jamaah yang hadir untuk salat Idulfitri. Makanya kami harus tegas terkait protokol kesehatan. Supaya tidak terjadi lonjakan kasus Covid-19 setelah Idulfitri tahun ini," ujar Abu.

Abu menginformasikan, yang menjadi khatib saat salat Idulfitri besok adalah Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), Prof Noor Achmad dan Imam KH Hasanuddin Sinaga.
"Tema yang akan dibawakan saat salat Idulfitri besok tentang semangat kerukunan berbangsa dan bernegara," ujar pria berkacamata itu.
Abu mengatakan, Wakil Presiden, Ma'ruf Amin akan melaksanakan salat Idulfitri besok di Masjid Istiqlal, dengan para menteri.
Selain itu, Kasubag Humas Masjid Istiqlal, Safarwadi menginformasikan lokasi parkir untuk kendaraan roda dua dan empat bisa masuk lewat pintu Al-Aziz menuju parkir bawah tanah.
"Akan ada tarif seperti biasa, tapi tidak besar. Berkisar mulai dari Rp 10.000-an," ujar Safarwadi.
Sementara itu, jamaah pejalan kaki, dapat masuk melalui pintu Al-Fatah dan Al-Gafar yang berseberangan dengan kantor Pertamina dan Gereja Katedral.
Nantinya, tamu-tamu besar seperti menteri, dan pejabat lainnya masuk melalui pintu Al-Salam.
Safarwadi mengatakan, biasanya Gereja Katedral yang lokasinya berseberangan dengan Masjid Istiqlal akan menyediakan parkir juga apabila tempat parkir di Masjid sudah penuh.
Berdasarkan pantauan wartakotalive.com, Minggu (1/5/2022) sekira pukul 09.30 WIB, Masjid Istiqlal nampak sepi. Hanya terdapat beberapa orang yang duduk di sekitar halaman masjid.
Cuaca terlihat mendung, seketika gerimis membuat orang-orang berteduh mendekati pinggir gedung Masjid yang memiliki atap.