Mudik Lebaran 2022

Dishub Karawang Menemukan Bus Rusak Saat Lakukan Pemeriksaan Kelaikan Puluhan Angkutan Mudik Lebaran

Sejumlah bus diketahui rusak dan harus segera diperbaiki saat Dinas Perhubungan Kabupaten Karawang memeriksa kelaikan angkutan lebaran.

Penulis: Muhammad Azzam | Editor: Sigit Nugroho
TribunBekasi.com/Muhammad Azzam
Dinas Perhubungan Kabupaten Karawang sedang memeriksa kelaikan angkutan lebaran. 

WARTAKOTALIVE.COM, KARAWANG - Sejumlah bus diketahui rusak dan harus segera diperbaiki saat Dinas Perhubungan Kabupaten Karawang memeriksa kelaikan angkutan lebaran.

Kepala Sub Bagian (Kasubag) Tata Usaha Unit Pembantu Teknis Dinas (UPTD) Pengujian Kendaraan Bermotor (PKB) Dishub Karawang, Berdiansyah Agusta Zaeni, mengatakan bahwa sejauh ini sedikitnya sebanyak 40 bus di sejumlah perusahaan otobus (PO) dan Terminal Klari dilakukan pengecekan kelaikan.

Pemeriksaan itu dilakukan guna memastikan kesiapan armada bus untuk digunakan mudik Lebaran 2022.

Baca juga: Kabar Gembira, THR PNS Bekasi Tidak Perlu Izin Kemendagri Bakal Cair Sebelum Lebaran

Baca juga: Bupati Karawang Kasih Peringatan Keras Bagi ASN yang Ketahuan Mudik Pakai Mobil Dinas

Baca juga: Anneth Delliecia Berharap Bisa Nonton Konser Justin Bieber di Jakarta Meski Belum Punya Tiketnya

"Kami sudah cek, lakukan ramchek kurang lebih 40-an kendaraan di lokasi PO dan Terminal Klari," kata Agusta pada Sabtu (23/4/2022).

Dari kendaraan yang telah dicek, pihaknya merekomendasikan sejumlah kendaraan untuk diperbaiki dan ada pula yang direkomendasikan tidak dioperasionalkan.

Untuk kendaraan yang harus diperbaiki karena mengalami kerusakan ringan.

Misalnya, lampu mundur mati dan lampu sent mati.

BERITA VIDEO: Acara Street Race BSD Hari ke 2

"Sejauh ini yang ditemukan kerusakan ringan. Kerusakan berat seperti pada sistem pengereman belum ditemukan," ujar Agusta.

Selain itu, kata Agusta, ada sejumlah bus yang direkomendasikan tidak dioperasionalkan, karena masa uji atau kirnya mati dan kartu pengawasan trayeknya tak berlaku.

"Ada beberapa kami minta untuk tidak lakukan operasional karena kir mati dan trayeknya juga. Jika ditemukan di lapangan, masuk penindakan di lapangan," terang Agusta.

Sumber: Tribun bekasi
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved