BLT Minyak Goreng

PT Pos Berjuang Keras Salurkan Penyaluran BLT Minyak Goreng di Sumenep, yang Bermedan Sulit

PT Pos Indonesia menghadapi kendala geografis saat menyalurkan BLT minyak goreng di Sumenep, Jawa Tengah.

Dok. Humas Kemensos
Ilustrasi - Petugas PT Pos Indonesia saat sedang menyalurkan BLT minyak goreng kepada masyarakat. Medan yang sulit menjadi kendala penyaluran terhambat. 

WARTAKOTALIVE.COM, SUMENEP - Penyaluran bantuan langsung tunai (BLT) minyak goreng kepada warga di Kabupaten Sumenep, Provinsi Jawa Timur dari Kementerian Sosial sejauh ini baru hanya mencapai 32 persen.

Executive Manager PT Pos Indonesia Cabang Sumenep, Rendi Novian mengatakan kondisi itu dikarenakan wilayah Kabupaten Sumenep yang terdiri dari sejumlah kepulauan.

Baca juga: Edan, di Bulan Ramadan Ayah Cabuli Putrinya yang Beranjak Remaja saat Sedang Video Call dengan Pacar

“Sumenep itu kan 27 kecamatan, sembilan terdiri dari kepulauan sehingga itu menyesuaikan dengan angkutan,” ujarnya, di Pasar Bangkal, Kabupaten Sumenep, Rabu (20/4/2022).

Menurut Rendi, proses penyaluran untuk wilayah Kabupaten Sumenep yang terdiri dari kepulauan membutuhkan waktu lebih lama.

“Nah tim kita biasanya ada terlambat di kepulauan tapi semua petugas sudah kami berangkatkan,” sambung Rendi.

Sementara untuk capaian 32 persen penyaluran BLT minyak goreng wilayah Kabupaten Sumenep itu kebanyakan di daratan ketimbang kepulauan.

“Sebetulnya di angka 32 itu mayoritas daratan karena kepulauan nunggu lagi sama pembayaran juga. Hanya saja kondisi jaringan jadi proses butuh waktu,” ucapnya.

Baca juga: Luar Biasa, Yoriko Angeline Jadikan RA Kartini Sebagai Panutan untuk Kejar Pendidikan

Meski menghadapi kendala geografis, Rendi pun memastikan penyaluran BLT minyak goreng di wilayah Kabupaten Sumenep bakal rampung sesuai jadwal sebelum Lebaran.

“Kita pastikan, kita sudah menjadwal sudah koordonasi dengan aparat desa. Jadi sudah fiks maksimal 24 (April) sudah semua,” tuturnya.

Deputi Eksekutif Vice President Regional V PT Pos Indonesia Agus Aribowo mengatakan pihaknya mendapat alokasi sebanyak 3.098.115 keluarga penerima manfaat (KPM).

Sementara untuk realisasi di lapangan sampai dengan saat ini sudah ada tersalurkan sebanyak 2.346.892 KPM dan sisanya sekitar 751.226 KPM.

Baca juga: Polri Ungkap 18 Kasus Penyelewengan Minyak Goreng Curah, Parah Ada yang Dioplos Air

“Sehingga achievement tercapai sebesar 75,75 persen sampai saat ini,” ungkap Agus.

Dengan demikian, untuk wilayah Provinsi Jawa Timur hanya menunggu Kabupaten Sumenep untuk penyaluran BLT minyak goreng supaya rampung seluruhnya.

“Jawa Timur sebetulnya tinggal menunggu di Sumenep. Jadi kalau di Sumenep selesai pasti selesai karena kalau di luar Sumenep kita sudah hampir 100 persen,” ungkapnya.

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved