Data Science
Data Science Indonesia Tingkatkan Kualitas Kebijakan Publik Berbasis Data
Menurut Nabil, melalui program DSLS, ia ingin memberikan sebuah platform bagi talenta digital Indonesia
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Menyadari pentingnya data bagi kebijakan publik dalam negeri, serta mendorong literasi data di berbagai daerah di Indonesia, Data Science Indonesia (DSI) sebuah komunitas data dengan jangkauan ke seluruh penjuru Indonesia, menantang ribuan talenta digital untuk mengikuti Data Science Learning Studio (DSLS) secara gratis melalui proses seleksi.
Gelaran yang bertemakan 'Data Literacy for Better Policy', mendapat dukungan dari Microsoft untuk menjadi sebuah bootcamp.
Di mana talenta digital ini diberikan pelatihan intensif selama tujuh pekan.
Baca juga: Buka Prodi Data Science, Universitas Bunda Mulia Ikut Serta Melahirkan SDM yang Ahli Data Science
Baca juga: Kepala BIN Tunjukkan Data Membaiknya Penanganan Covid-19
Di sini juga para pakar data dan teknologi seperti dari Microsoft turut mengisi sesi terkait analisis dan visualisasi data.
Dalam gelaran ini, sebanyak 27 orang berhasil terpilih untuk mengikuti DSLS dari lebih dari 1400 orang yang mendaftar.
Baca juga: Data Kependudukan Terancam Hilang, Permikomnas Minta Pemerintah Tingkatkan Keamanan
“Data science adalah bidang yang versatile. Banyak industri dan sektor dapat mengambil manfaat dari pengolahan data yang baik, tak terkecuali sektor kebijakan publik," kata Nabil Badjri, Ketua Data Science Indonesia dalam keterangannya, Rabu (20/4/2022).
Menurut Nabil, melalui program DSLS, ia ingin memberikan sebuah platform bagi talenta digital Indonesia untuk tidak hanya mampu menganalisis dan memvisualisasikan data.
Baca juga: Polisi Tingkatkan Kasus Dugaan Manipulasi Data Wanaartha Life ke Penyidikan
Namun juga dapat memberikan wawasan berarti yang dapat membantu pemerintah membuat keputusan strategis dan bermanfaat bagi masyarakat luas.S
Selain itu, kata dia, setelah masa bootcamp, 27 partisipan yang terdiri dari 18 mahasiswa dan 9 profesional ini dibagi ke dalam enam kelompok.
Baca juga: Vitalnya Pelibatan Civil Society Organizations Dalam Kebijakan Energi Listrik Nasional
Tujuannya untuk mengolah data mentah dari institusi pemerintah yang menjadi rekan DSI, yakni Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Digital Transformation Office Kementerian Kesehatan RI (DTO Kemenkes RI), Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan RI (DJPK Kemenkeu RI), dan PetaBencana.
Baca juga: Tuai Polemik di Publik, Jokowi Minta Menterinya Jangan Lagi Bahas Perpanjangan Masa Jabatan Presiden
"Mereka nanti ditantang untuk menganalisa data tersebut menjadi informasi dan rekomendasi kebijakan yang sesuai dengan masing-masing institusi," ujarnya.
Sementara itu, berbicara tentang pentingnya data bagi kebijakan publik, Data Tribe Leader JDS, Rizky Rusdiwijaya mengatakan, pihaknya bangga bisa menyelenggarakan Program DSLS.
Di mana dalam program ini, semua pihak yang bergabung akab digali talentanya untuk bisa mengeloh tersebut.
Baca juga: Masinton Pasaribu: Jangan-jangan Big Data Luhut Itu Biota Laut, Ada Tenggiri dan Ikan Tongkol
"Kami bangga dapat berbagi nilai yang sama dengan program DSLS ini, di mana talenta digital dilatih untuk mengolah data guna menghasilkan informasi yang bermakna bagi pengambilan kebijakan di sektor publik," ujarnya.
Pada kesempatan yang sama, National Technology Officer Microsoft Indonesia, Panji Wasmana mengatakan, Indonesia saat ini sudah mulai mengimplementasikan integrasi data dan memanfaatkannya untuk membuat serta menerapkan kebijakan publik yang lebih tepat sasaran.
Baca juga: LUHUT Ogah Buka Big Data Tunda Pemilu, saat Debat dengan BEM UI di Depok
"Upaya ini patut kita gencarkan baik di tingkat nasional maupun lokal. Karena itu, Microsoft terus bekerja sama dengan pemerintah, organisasi non-profit, komunitas, dan mitra lainnya untuk meningkatkan kualitas keterampilan digital talenta Indonesia," ujarnya.
Seperti diketahui, Data Science Indonesia Komunitas Data Science Indonesia (DSI) didirikan pada Mei 2015 dan dikelola oleh Yayasan Data Science dan terdaftar di Kemenkumham sebagai badan hukum (Yayasan/Yayasan).
Data Science Indonesia
Komunitas Data Science Indonesia juga hadir di beberapa provinsi seperti Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, Bali, Yogyakarta, Palembang dan Medan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/data-science-indonesia.jpg)