Jumat, 8 Mei 2026

Berita Nasional

Ada Sosok Misterius yang Segera Pergi usai Ikut Hajar Ade Armando, Begini Penjelasan Polisi

Sebelumnya Polisi sempat keliru kenali salah satu tersangka pengeroyokan terhadap pegiat media sosial Ade Armando.

Tayang:
Penulis: Desy Selviany | Editor: Feryanto Hadi
Twitter
Pegiat media sosial yang juga dosen Universitas Indonesia Ade Armando, babak belur dipukuli massa, saat unjuk rasa BEM SI di Gedung DPR, Senin (11/4/2022), berakhir ricuh. 

"Jadi sekarang tim dari Polda Metro sudah berhasil menemukan Abdul Manaf kemudian kita sudah melakukan pemeriksaan dan pencocokan terkait dengan orang yang ada di TKP yang kita identifikasi yang menyerupai Abdul Manaf," kata Kombes Zulpan saat dihubungi, Rabu (13/4/2022).

Baca juga: Seret Relawan Anies di Kasus Ade Armando, Grace Ditantang Politisi PDIP Serahkan Bukti ke Polisi

Namun, saat diperiksa, alibi Abdul Manaf kuat bahwa dirinya tidak terlibat dalam pengeroyokan terhadap Ade Armando.

Sebab, saat peristiwa terjadi, Abdul Manaf berada di Karawang, Jawa Barat.

Zulpan mengakui diduga ada kesalahan dalam identifikasi face recognition. Di mana salah satu pria yang mirip dengan Abdul Manaf itu memakai topi sehingga akurasi pencocokan tidak 100 persen akurat.

"Teknologi face recognition Polda Metro tingkat akurasinya pada saat itu belum 100 persen, karena orang yang kita duga pelaku itu menggunakan topi sehingga begitu topinya dibuka tingkat akurasinya tidak 100 persen," beber Zulpan.

Sehingga saat ini, sosok yang mirip dengan salah satu buron pengeroyok Ade Armando masih dicari polisi. Identitas aslinya pun belum diketahui.

"Yang kita duga terlibat tidak terlibat. Jadi itu orangnya berbeda, sedang kita cari," beber Zulpan.

Baca juga: Ade Armando: Jangan Takut karena Allah akan Selalu Bersama Orang-orang yang Menegakkan Kebenaran

Sebelumnya Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol E Zulpan mengatakan bahwa saat ini masih ada tiga tersangka lagi yang masih dalam pengejaran polisi.

Tiga tersangka yang masih buron itu sudah dideteksi wajahnya dengan face recognition atau sistem pengenalan wajah.

Setelah wajah terdeteksi, Polda Metro Jaya bekerjasama dengan Dukcapil untuk mencari data lengkap para tersangka.

"Pada kesempatan ini saya akan menampilkan tiga orang ini berikut dengan namanya, ini adalah foto berdasarkan face recognition dan terdata di Dukcapil," jelas Zulpan di Polda Metro Jaya, Semanggi, Jakarta Selatan, Rabu (13/4/2022).

Tiga tersangka yang masih buron ialah Ade Purnama, Abdul Manaf, dan Abdul Latip. (Des)

Sumber: WartaKota
Halaman 2/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved