Senin, 20 April 2026

Ramadan

UCAPAN Salam Ramadan dari Berbagai Bahasa Asing, dari Arab hingga Inggris dan Thailand

Inilah ucapan salam Ramadan atau salam puasa dari bahasa dari Arab Saudi, Inggris, Urdu, dan Thailand. Apa beda Ramadan Kareem dan Ramadan Mubarak

Penulis: Suprapto | Editor: Suprapto
Al Jazeera
Salam Ramadan 1443 H dengan berbagai bahasa dan simbol dari sejumlah negara 

* Ramadan 1443 H mulai Minggu (3/4/2022).

* Salam Ramadan 2022 dari berbagai bahasa asing

* Bedan Ramadan Kareem dan Ramadan Mubarak

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA-- Ucapan salam untuk menyambut datangnya Bulan Suci Ramadan  dari berbagai bahasa di sejumlah negara. 

Di bahasa Arab sendiri, ada salam antara lain Ramadan Mubarak dan Ramadan Kareem.

 Apa beda Ramadhan atau Ramadan Mubarak dan Ramadan Kareem?

Ini adalah ucapan Arab yang diterjemahkan menjadi "Ramadan yang diberkati" dan "Ramadan yang murah hati".

Kedua istilah tersebut sama-sama bisa dipakai sebagai salam Ramadan atau salam di bulan Puasa. 

Salam Ramadan 1443 H dengan berbagai bahasa dan simbol dari sejumlah negara
Salam Ramadan 1443 H dengan berbagai bahasa dan simbol dari sejumlah negara (Al Jazeera)

Banyak Muslim di seluruh dunia akan mempersiapkan puasa sebulan dan perayaan yang menyertainya.

Selama bulan tersebut, umat Islam yang mengamati bangun sebelum matahari terbit untuk makan sebelum puasa, atau sahur, dan berbuka puasa saat matahari terbenam dengan berbuka puasa.

Puasa adalah salah satu dari lima rukun Islam, bersama dengan pernyataan iman, doa harian, amal, dan menunaikan haji ke Mekah jika mampu secara fisik dan finansial.

Bulan diawali dengan penampakan hilal dan biasanya disusul serbuan salam menyambut datangnya bulan baru.

Berbagai negara mayoritas Muslim memiliki salam pribadi dalam bahasa asli mereka.

Salam Ramadan 1443 H dengan berbagai bahasa dan simbol dari sejumlah negara
Salam Ramadan 1443 H dengan berbagai bahasa dan simbol dari sejumlah negara (Al Jazeera)

Muslim percaya bahwa Ramadan adalah bulan di mana ayat-ayat pertama Al-Qur'an diturunkan kepada Nabi Muhammad lebih dari 1.400 tahun yang lalu.

Sepanjang jam-jam puasa setiap hari dalam sebulan, mengamati umat Islam menahan diri dari makan, minum, merokok, dan hubungan seksual untuk mencapai “taqwa” yang lebih besar, atau kesadaran akan Tuhan.

Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved