Perum Karawang Baru

Aset Properti Tommy Soeharto Berubah Fungsi Jadi Sentra Produksi Timun Suri setelah Jadi Kota Mati

Kondisi memprihatinkan terjadi pada Perum Karawang Baru milik Tommy Soeharto yang kini jadi kota mati.

Penulis: Muhammad Azzam | Editor: Valentino Verry
Warta Kota/Muh Azzam
Kawasan Perum Karawang Baru, Desa Karanganyar, Kecamatan Klari, menjadi pusat petani timun suri di Kabupaten Karawang, Jawa Barat. Perum itu dulu milik Tommy Soeharto. 

WARTAKOTALIVE.COM, KARAWANG - Timun suri hasil petani di Kawasan Perum Karawang Baru, Desa Karanganyar, Kecamatan Klari, Kabupaten Karawang, Jawa Barat memiliki kualitas yang baik.

Bahkan tak tanggung-tanggung dalam musim panen menjelang puasa ini dapat menghasilkan 1.000 ton timun suri.

Akan tetapi, potensi itu tidak mendapatkan perhatian pemerintah.

Baca juga: Bukan Nasdem, PKB Jadi Perahu Politik Baru M Taufik Setelah Hengkang dari Gerindra

"Iya bener pak, saya saja sekali musim panen 100 ton. Total di sini ada 600 petani, ya sekali musim panen bisa 1.000 ton ada," kata Ujang (50) salah seorang petani di lokasi Perum Karawang Baru.

Ujang menerangkan, tak hanya dapat menghasilkan timun suri yang cukup banyak dalam sekali musim panen. Juga kualitas timun surinya berkualitas.

Berbeda dengan timun suri di daerah lain, timun suri Perum Karawang Baru ini tetap keras ketika buahnya sudag matang. Tidak seperti kebanyakan timun suri lainnya yang lembek dan berair ketika kondisi matang.

Selain itu, wanginya harum dan tetap manis rasanya tidak terlalu hambar.

Baca juga: Jelang Ramadan, Ade Yasin Kunjungi Ponpes Raudhatul Falah Al Hasanah, Berdoa Pandemi Beres

"Memang pada umumnya timun suri itu suka lembek atau berair dagingnya kalau pas matang. Tapi timun suri di sini mah engga tetap keras, harum dan juga engga terlalu hambar," ungkap dia.

Namun, Ujang mengeluhkan tidak adanya perhatian dari pemerintah. Baik itu pembinaan para petani, bantuan traktor, bibit, pupuk apalagi permodalan.

Padahal, Ujang menilai jika ini mendapatkan sentuhan pemerintah. Diyakini Perum Karawang Baru bakal menjadi pusat timun suri bukan hanya di Karawang, tapi di Jawa Barat.

Apalagi kawasan ini sangat subur dan memiliki kualitas tanah yang bagus untuk bercocok tanam termasuk timun suri.

"Tapi ya itu engga ada bantuan apapun, boro-boro bantuan datang ke sini ngelihat aja engga," ungkap dia.

Baca juga: Sambut Baik Tawaran Mediasi Menteri Kesehatan, PB IDI: Apakah Terawan Berkeinginan?

Menurut, jika ada perhatian pemerintah potensi timun suri ini bisa dimanfaatkan tak hanya satu tahun sekali ketika bulan puasa.

Akan tetapi satu tahun bisa sampai 5 kali, sebab timun suri ini sangat cepat kurang 2 bulan juga sudah bisa panen.

"Kan infonya timun suri ini bisa menjadi bahan baku sabun colek, nah itu bisa saja dikembangkan.Sekarang ini kita makan atau bisa kebeli baju atau barang ya pas mau puasa saja, diluar itu paling buat makan aja itu juga ya serabutan aja kerjanya," katanya.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved