Bulan Suci Ramadan

MUI Minta Tak Ada Sweeping Rumah Makan Saat Ramadan Agar Ekonomi Masyarakat Bangkit Lagi

Menurut Amirsyah, industri kecil yang menjual makanan dan minuman justru harus dibantu pada momentum Bulan Ramadan.

Editor: Yaspen Martinus
mui.or.id
Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI) Amirsyah Tambunan meminta tak ada razia atau sweeping terhadap rumah makan, selama Bulan Ramadan. 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI) Amirsyah Tambunan meminta tak ada razia atau sweeping terhadap rumah makan, selama Bulan Ramadan.

Menurut Amirsyah, industri kecil yang menjual makanan dan minuman justru harus dibantu pada momentum Bulan Ramadan.

"Apalagi jangan ada sweeping-sweeping, jangan ada lah."

Baca juga: Megawati: Saya Takut Sama Puan, Kalau Sama yang Lain Enggak

"Kita harus mendorong industri rumah tangga ini bangkit kembali, terutama industri rumahan. Makanan, minuman berbuka. Itu kan bagus tuh," ujar Amirsyah di Hotel JS Luwansa, Jakarta, Senin (28/3/2022).

Amirsyah mengatakan, saat ini industri rumah tangga di Indonesia mulai mengalami kebangkitan setelah terdampak pandemi Covid-19.

Bulan Ramadan, menurutnya, dapat menjadi momentum kebangkitan bagi industri kecil untuk bangkit lagi.

Baca juga: Anggarkan Rp48,7 M untuk Gorden, Formappi: Jangan Salahkan Siapa-siapa Jika DPR Dianggap Tak Penting

"Sudah dua tahun kan, bayangkan ekonomi masyarakat sedang mengalami kontraksi luar biasa," tutur Amirsyah.

Meski begitu, Amirsyah meminta agar pembukaan tempat makanan saat Bulan Ramadan diatur lebih jelas.

"Ramadan ini untuk memulihkan, cuma momennya saja diatur."

"Kalau ada istilah tutup semua saat Ramadan, tutup yang mana harus jelas," ucap Amirsyah.

Bolehkan Penjual Makanan Buka Saat Ramadan, Asal Jangan Transparan

Majelis Ulama Indonesia (MUI) mempersilakan pedagang makanan tetap buka saat Bulan Ramadan.

Meski begitu, Sekjen MUI Amirsyah Tambunan meminta waktu pembukaan restoran atau warung makan diatur.

"Berdagang boleh, tinggal momentumnya saja diatur," ujar Amirsyah di Hotel JS Luwansa, Jakarta, Senin (28/3/2022).

Baca juga: Kadiv Humas: 98 Persen Belanja Barang-barang Polri Menggunakan Produk Dalam Negeri

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved