SAPA DOKTER KECANTIKAN

Kurangi Kerutan Wajah Dengan Facial Vampire

prosedur kecantikan yang menggunakan darah pasien untuk melawan tanda-tanda penuaan.

Penulis: Joanita Ary | Editor: Joanita Ary
sapa dokter kecantikan
SAPA DOKTER KECANTIKAN - Jangan Takut Facial Vampire, Bukan hantu Penghisap Darah 

Wartakotalive.com, Jakarta - Istilah "beauty is pain" mungkin nyata, bagi banyak perempuan masa kini, mereka dengan suka rela  melakukan   berbagai   perawatan wajah dan menahan rasa sakit akibat dari perawatan  tersebut demi hasil yag terlihat cantik nantinya.

Salah satu perawatan wajah yang cukup popular di kalangan perempuan masa kini adalah Facial Vampire atau Vampire Facelift

Vampire facelift merupakan perawatan wajah yang terbilang cukup unik di dunia kecantikan.

Pasalnya saat melakukan vampire facelift terapis kecantikan akan menggunakan darahmu untuk perawatan wajah.

Menurut informasi dari dr. Pratidona Anasika, seorang Aesthetic Doctor dari Yudona Klinik,   vampire facelift yang juga disebut platelet rich plasma (PRP)  adalah prosedur kecantikan yang menggunakan darah pasien untuk melawan tanda-tanda penuaan.

Lalu bagaimana prosedurnya?

Menurut dr.Dona untuk melakukan prosedur perawatan wajah dengan metode Vampire Facelift ini yang digunakan adalah plasma darah pasien.

Kemudian bagaimanakah prosedur Vampire Facelift tersebut, berikut uraiannya penjelasan dari dr.Dona :

1. Pertama, dokter akan membersihkan kulit dan menggunakan obat anastesi secara topikal atau dioles supaya kulit mati rasa.

2. Kemudian, dokter akan mengambil darah, setidaknya dua sendok teh dari lengan.

3. Darah yang sudah diambil akan dimasukkan ke dalam centrifuge.

Centrifuge adalah mesin yang berputar secara cepat untuk memisahkan cairan berdasarkan tingkat kepadatannya.

4. Setelah plasma darah sudah siap, maka dokter akan menggunakan jarum kecil untuk menyuntikkan plasma ke wajah.

Manfaat Vampire Facelift

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved