Pandemi Virus Corona

Langkah Unik Deni Humaedi, Dorong Pemulihan Ekonomi Kabupaten Bogor Lewat Tari Jaipong

Pemkab Bogor memiliki strategi unik dalam memulihkan ekonomi akibat diterpa pandemi virus corona, yakni lewat budaya seni seperti Tari Jaipong.

Penulis: Hironimus Rama | Editor: Valentino Verry
Warta Kota/Hironimus Rama
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bogor, Deni Humaedi, menjelaskan strateginya untuk memulihkan ekonomi akibat pandemi virus corona lewat event budaya. 

WARTAKOTALIVE.COM, BOGOR - Seiring menurunnya kasus Covid-19, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bogor mulai menggelar berbagai event budaya.

Salah satunya kegiatan Pasanggiri Tari Sunda atau Tari Jaipong Tahun 2022 yang digelar di Jungleland Sentul, Babakan Madang, Sabtu (26/3/2022).

Baca juga: Iwan Setiawan Bidik Rekor Raih WTP Ketujuh Kali Beruntun dari BPK

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bogor, Deni Humaedi mengungkapkan, kegiatan Pasanggiri Tari Sunda ini dilaksanakan dalam rangka mendorong pemulihan ekonomi di masa pandemi Covid-19.

"Selain untuk mengembangkan dan mempertahankan budaya lokal, kegiatan ini juga dilakukan untuk mendorong pemulihan ekonomi baik destinasi wisata atau hotel," kata Deni, Minggu (27/3/2022).

Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bogor menggelar kegiatan Pasanggiri Tari Sunda atau Tari Jaipong Tahun 2022 di Jungleland Sentul, Babakan Madang, Sabtu (26/3/2022).
Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bogor menggelar kegiatan Pasanggiri Tari Sunda atau Tari Jaipong Tahun 2022 di Jungleland Sentul, Babakan Madang, Sabtu (26/3/2022). (Warta Kota/Hironimus Rama)

Dia menambahkan kegiatan Pasanggiri Tari Sunda ini kembali digelar setelah terhenti beberapa waktu karena pandemi Covid-19.

"Kegiatan ini sangat penting untuk memberikan wadah atau fasilitasi kepada para pelaku seni di Kabupaten Bogor," ujarnya.

Deni berharap kegiatan ini bisa membangkitkan seni budaya lokal, sebab di Kabupaten Bogor ini tersedia ruang-ruang publik dan taman. Salah satunya rest area Puncak yang bisa dijadikan sarana panggung pertunjukan.

Baca juga: Disuruh Perbaiki Jalan Rusak, AP II Malah Ingin Ajukan Legal Opinion Soal Jalan Garuda dan Juanda

Selain itu di Kabupaten Bogor juga terdapat  sanggar-sangggar yang bisa dijadikan sebagai wadah atau tempat berdiskusi guna memajukan kebudayaan Kabupaten Bogor.

"Karena masih dalam kondisi pandemi Covid-19, kegiatan ini kami laksanakan dengan Protokol Kesehatan yang cukup ketat, bagi peserta juga wajib vaksinasi lengkap bahkan ada juga yang sudah booster," pungkas Deni.

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved