Minggu, 12 April 2026

Balita

Balita Pemakan Kertas dan Sendal di Bekasi, Dirujuk ke RSUD Cabangbungin

Kunjungan yang dilakukan pada Rabu (23/3/2022) kemarin, juga melibatkan dokter guna melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap GI.

Penulis: Rangga Baskoro | Editor: Budi Sam Law Malau
Warta Kota/Rangga Baskoro
Setiawati, orang tua balita berinisial GI (3) yang suka memakan kertas di Muaragembong. 

WARTAKOTALIVE.COM, BEKASI -- Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Kabupaten Bekasi Sri Enny Maniarti mengatakan pihaknya telah menginstruksikan Puskesmas Muaragembong untuk melakukan pendampingan terhadap balita pemakan kertas dan sendal, berinisial GI (3).

Kunjungan yang dilakukan pada Rabu (23/3/2022) kemarin, juga melibatkan dokter guna melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap GI.

"Sudah dikunjungi oleh tim dari puskesmas kemarin," ungkap Sri saat dikonfirmasi, Kamis (24/3/2022).

Sri mengatakan berdasarkan pemeriksaan awal, kondisi balita GI dalam keadaan baik dan sehat.

"Sampai dengan kemarin, informasi dokter dari puskesmas kondisi anak tersebut baik," ucapnya.

Kadiskes menambahkan pihaknya akan merujuk GI ke RSUD Cabangbungin untuk pemeriksaan lanjutan guna melihat kondisi di dalam tubuh GI yang memakan kertas, styrofoam dan sendal sejak umur 1 tahun.

Baca juga: Balita di Bekasi Doyan Ngemil Kertas hingga Kerikil, Ortu Sebut Anaknya Tak Pernah Rasakan Sakit

"Besok akan diupayakan untuk dilakukan pemeriksaan awal di RSUD Cabangbungin. Pemeriksaannya kami serahkab kepada dokter yang memeriksa," tutur Sri.

Sebelumnya, seorang balita berinisial GI (3) asal Kampung Bulak Sukadana, Desa Jayasakti Kecamatan Muaragembong, Kabupaten Bekasi, viral di media sosial lantaran memiliki kebiasaan yang tak lazim.

Baca juga: KPAD Kabupaten Bekasi Desak Dinas Kesehatan Tangani Balita yang Hobi Makan Sandal dan Kertas

Tidak seperti anak-anak pada umumnya, GI suka memakan benda-benda aneh seperti kertas, styrofoam, kardus maupun sendal jepit.

Orang tua GI, Setiawati mengatakan anaknya tak mengalami gangguan pencernaan meski kebiasaan tersebut muncul sejak GI berumur 1 tahun.

"Tadinya saya khawatir sama dia, takut dia kenapa-kenapa gitu. Alhamdulillah enggak, enggak pernah ngeluh sakit dia," ucap Setiawati saat dikonfirmasi, Rabu (23/3/2022) kemarin. (abs)
 

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved