Pemilu 2024

Golkar DKI Mulai Panaskan Mesin untuk Galang Kekuatan Pemilu 2024

DPD Golkar DKI Jakarta mulai memanaskan mesin politik untuk menggalang kekuatan menghadapi Pemilu 2024 mendatang.

Wartakotalive/Fitriyandi Al Fajri
Sekretaris DPD Partai Golkar DKI Jakarta Basri Baco saat paparan di DPD Golkar DKI, Sabtu (19/3/2022) 

Golkar DKI Panaskan Mesin untuk Galang Kekuatan Pemilu 2024

WARTAKOTALIVE.COM, MENTENG - DPD Golkar DKI Jakarta mulai memanaskan mesin politik untuk menggalang kekuatan menghadapi Pemilu 2024 mendatang.

Sebanyak 225 fungsionaris diberikan tugas untuk mensosialisasikan calon Presiden RI Airlangga Hartarto dan calon Gubernur DKI Jakarta Ahmed Zaki Iskandar kepada masyarakat.

Sekretaris DPD Partai Golkar DKI Jakarta Basri Baco mengatakan, fungsionaris yang dipilih merupakan kader pilihan yang mendapat tugas untuk memperkuat suara Golkar dalam ajang Pileg, Pilpres dan Pilkada 2024.

Mereka direkrut dari berbagai macam lapisan masyarakat dan kader, serta pengurus partai dan organisasi masyarakat.

“Mereka bekerja mensosialisasikan Partai Golkar, Capres Golkar dan Cagub DKI dari Partai Golkar dalam waktu enam bulan. Setelah itu akan dievaluasi lagi oleh partai,” kata Baco pada Minggu (20/3/2022).

Baca juga: Ratusan Fungsionaris Golkar DKI Dapat Pembekalan Promosi Diri 

Baco menyadari, untuk mendapat dukungan dari simpati masyarakat dalam jumlah yang besar tidaklah mudah.

Namun hal itu tetap bisa diupayakan dengan kerja keras yang dilakukan oleh pengurus, fungsionaris maupun kader partai.

“Kalau kami tidak bekerja keras dan solid, kemenangan tidak bisa kami raih. Untuk itu, kami paham harus bekerja keras lebih maksimal,” ujar Baco yang juga menjadi Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD DKI Jakarta ini.

Menurutnya, para kader Golkar DKI Jakarta merindukan kemenangan dalam ajang Pemilu. Apalagi sudah 20 tahun lamanya, Golkar tidak mampu meraih kursi Presiden RI.

Baca juga: Golkar DKI Pastikan Usung Bupati Tangerang Ahmed Zaki di Pilkada DKI 2024

“Golkar tingkat nasional sudah hampir 20 tahun tidak bisa menempatkan kader terbaiknya sebagai Presiden Republik Indonesia. Begitupun di tingkat Provinsi DKI Jakarta, kami dari pemilu ke pemilu selanjutnya belum juga bisa menempatkan kader terbaik sebagai kepala daerah di Jakarta,” ucapnya.

“Untuk itu saya ingin menegaskan sekaligus menyampaikan tekad Partai Golkar DKI, bahwa momentum 2024 adalah saatnya untuk kami menempatkan kader terbaik Bapak Airlangga sebagai Presiden dan Bapak Ahmed Zaki sebagai Gubernur Jakarta,” lanjutnya.

Dalam ajang Pileg DKI Jakarta sendiri, kata Baco, DPP menargetkan untuk memperoleh 22 kursi. Angka ini melesat dari perolehan kursi Golkar pada Pileg 2019 lalu yang mencapai enam kursi.

“Target optimis kami adalah 22 kursi di DPRD DKI Jakarta. Artinya dari 10 dapil yang ada, setiap dapil itu harus dapat dua kursi,” imbuhnya.

Ketua DPD Partai Golkar DKI Jakarta Ahmed Zaki Iskandar mengatakan, pihaknya terus memperkuat peran fungsionaris maupun kader di masyarakat demi menggalang dukungan.

Baca juga: NasDem dan Golkar Curi Start untuk Pilkada DKI, PKS Fokus Menangkan Pileg 2024

Saat ini, jumlah kartu tanda anggota (KTA) yang berhasil dikumpulkan DPD Golkar DKI Jakarta mencapai 35.000 lebih.

Angka ini masih jauh dari target DPP Golkar DKI Jakarta mencapai 1,6 juta KTA.

Meski begitu, Zaki meminta kepada para fungsionaris untuk lebih giat terjun ke lapangan, sehingga perolehan KTA minimal 10 persen dari target atau 160.000 KTA.

“Untuk menggenjot jumlah KTA sudah kami bagi melalui DPD wilayah kemudian setiap kader fungsionaris kami. Setiap bulan ada 250 KTA per orang per caleg, mudah-mudahan ini bisa berjalan,” ucapnya. (faf)

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved