PT GoTo Gojek Tokopedia Resmi IPO, Ini Cara Beli Saham GoTo
PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk resmi melenggang ke bursa saham melalui Initial Public Offering yaitu penawaran saham perdana kepada masyarakat.
Gojek dan Tokopedia, awalnya melibatkan para pelaku aktivitas ekonomi skala mikro seperti UMKM, pedagang-pedagang retail, dan ojek.
Dengan mengumpulkan mereka dalam satu wadah, konsumen Indonesia dimudahkan untuk memenuhi kebutuhannya.
Dan hal ini terbukti dengan menyediakan platform untuk bisnis UMKM dan distribusi, GoTo telah memberikan kontribusi yang besar baik bagi pelaku ekonomi itu sendiri maupun ekonomi nasional.
Saat ini GoTo sudah melengkapi layanannya dengan merambah sektor keuangan atau financial. GoPay, GoPayLater dan GoInvestasi adalah contoh produk keuangan yang ada di Gojek.
Seperti menjawab kebutuhan-kebutuhan masyarakat di saat pandemi ini, GoTo menawarkan layanan transaksi digital yang mudah penggunaannya dan menjadi solusi bagi masyarakat yang kesulitan melakukan transaksi keuangan di bank karena berbagai alasan.
Dengan sistem yang terintegrasi antara dua aplikasi ini, sangat memudahkan penggunanya dalam kehidupan sehari-hari.
Contohnya dompet digital GoPay yang sesuai dengan instruksi pemerintah di masa pandemi untuk mengurangi penggunaan uang tunai.
Kemudahan top up dan banyaknya merchant-merchant yang bekerja sama dengan GoPay membuat transaksi keuangan menjadi lebih mudah tanpa harus bertemu langsung dan menggunakan uang tunai.
Group besutan Andre Soelistyo, Patrick Cao, Kevin Aluwi dan William Tanuwijaya mampu membuktikan bahwa bisnis pada sektor teknologi di pasar Indonesia menghasilkan keuntungan besar.
GoTo sendiri berusaha membangun sebuah ekosistem ekonomi yang baik. Ekosistem ini saling terkait dan menunjang lini bisnis yang lain, seperti distribusi barang dari Tokopedia disupport oleh Gojek dan pembayarannya menggunakan GoPay.
Bisa dikatakan ekosistem ini akan membuat konsumen bertransaksi dari hulu hingga ke hilir dengan satu perusahaan yang sama yaitu GoTo.
Jika ekosistem bisnis ini mampu berkembang dengan baik, peluang bisnis GoTo akan semakin tinggi.
Untuk dapat menarik minat investor, GoTo Group sudah mampu membuktikan bahwa bisnis yang sedang mereka kembangkan mempunyai landasan yang kuat dan memiliki prospek bisnis yang bagus.
Potensi perkembangan ekonomi digital yang diusung GoTo sangat menarik bagi investor sehingga mereka menantikan saat-saat peluncuran IPO GoTo.
Diprediksi, saham GoTo akan setara dengan saham-saham BUMN yang saat ini masuk dalam kelompok saham blue chip seperti Bank Mandiri dan Bank BRI. Bahkan, GoTo diperkirakan akan menjadi saham ketiga setelah BCA yang memiliki valuasi saham yang tinggi.