Bangun SMA di Depok

Anggota DPRD Provinsi Jabar Waras Wasisto Sebut Butuh Dana Rp 16 M untuk Bangun SMA Negeri di Depok

Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Waras Wasisto katakan, bila ingin bangun SMA Negeri atau sederajat di Kota Depok, butuh campur tangan Pemkot Depok.

Penulis: Vini Rizki Amelia | Editor: Sigit Nugroho
TribunnewsDepok.com/Vini Rizki Amelia
Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Waras Wasisto saat ditemui wartawan seusai Diskusi 4 Pilar Kebangsaan DPRD Jabar dan PWI Kota Depok di Kantor PWI Kota Depok, Pancoran Mas, Kota Depok, Jumat (4/3/2022) sore. 

Seandainya menyatukan dua satuan pendidikan dalam satu bangunan pun dikatakan Waras bukanlah solusi jika ingin menambah jumlah SMA negeri sederajat.

Walaupun sebenarnya memungkinkan, namun anggota dewan dengan daerah pemilihan (Dapil) Depok-Bekasi ini mengaku hal itu akan menjadi rumit nantinya.

"Pertanggung jawabannya beda, SMP itu (kewenangannya) di (pemerintah) Kota, SMA itu di Provinsi. Nanti jadi tumpang tindih," paparnya.

Sehingga bila menggunakan lahan baru atau berbeda bangunan gedungnya, dikatakan Waras akan lebih baik dalam hal penanganan maupun pertanggung jawabannya.

Untuk itu, jika nantinya ada lahan yang diperoleh dari hasil hibah pihak tertentu, Waras merasa hal itu lebih baik dilakukan, sehingga nantinya DPRD Provinsi Jabar akan segera menganggarkan biayanya.

"Kayak di Garut kemarin, ada lahan yang dihibahkan, kami langsung anggarkan enggak pakai mikir karena ada yang menyerahkan lahannya, hibah tanah atau sebagainya," tegas Waras.

Butuh Minimal Rp 16 Miliar

Selain itu, Waras mengatakan bahwa ketimpangan jumlah SMP dan SMA Negeri di Kota Depok, disebabkan antara lain soal lahan yang tidak sedikit.

"Bagi kami, khususnya di DPRD Provinsi ini  mencari lahan (untuk dibangun sekolah) ya minimal 3.000 meter,"  kata Waras.

Jika lahan telah dimiliki, anggota dewan dengan daerah pemilihan (Dapil) Depok-Bekasi itu mengaku pihaknya bisa langsung menganggarkan biaya untuk pembangunan sekolah.

"Kalau (lahan) itu ada kemudian bisa kita manfaatkan tentu kita akan bebaskan (pembebasan lahan) kemudian kita bangun sekolahnya, karena memang (jumlah) SMP dan SMA nya (di Depok) enggak seimbang," jelas Waras.

Dari taksiran yang dilakukan untuk membangun gedung sekolah baru bagi SMA Negeri atau sederajat, dikatakan Waras berkisar di angka belasan miliar.

"Kurang lebih minimal Rp 16 miliar. Sebenarnya, masih rasional lah (jika dibandingkan dengan harga tanah NJOP (nilai jual objek pajak) di Depok," ujar Waras.

Sumber: Tribun depok
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved