Sirkuit Formula E
Jaya Konstruksi Akui Lapisan Bawah Sirkuit Formula E Pakai Bambu, Demi Kecepatan Pengerjaan
Masalah pengerjaan sirkuit Formula E, kata Ari, yang terpenting itu karena waktu yang sangat mepet.
Penulis: Yolanda Putri Dewanti | Editor: Budi Sam Law Malau
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- PT Jaya Konstruksi Manggala menyebutkan bahwa lapisan bawah sirkuit Formula E adalah area lumpur sehingga menggunakan material bambu.
Hal tersebut diungkapkan Penanggung Jawab Pembangunan Sirkuit Formula E Jaya Konstruksi Ari Wibowo saat site visit trek sirkuit Formula E di Kawasan Ancol, Jakarta Utara, Rabu (23/2/2022).
"Bambu ini untuk semacam rakitnya," ucap Ari di lokasi, Rabu.
Diketahui, bambu berfungsi untuk menahan beban konstruksi agar tidak turun saat digunakan untuk balapan ajang mobil listrik bertaraf internasional itu.
Masalah pengerjaan sirkuit Formula E, kata Ari, yang terpenting itu karena waktu yang sangat mepet.
"Kita masalah waktu, kalau kita membuat (material) yang pabrikan seperti beton yang panjang, saya tidak berbicara harga saya berbicara waktu. Waktu pabrikasi saja memerlukan waktu, kira-kira begitu," jelas dia.
Baca juga: Jaya Konstruksi Klaim Punya Strategi Khusus Agar Pembuatan Sirkuit Formula E Lewati Target
Baca juga: Dikebut 24 Jam, Pengerjaan Pembangunan Sirkuit Formula E Ditargetkan Bisa Selesai dalam 54 Hari
Kendati demikian, alhasil dirinya mememilih material bambu untuk lapisan bawah sirkuit, lantaran material tersebut dapat langsung dipakai.
Namun, Ari juga mengungkapkan bahwa ada pilihan lain selain material bambu, yaitu dapat menggunakan kayu-kayu keras yang tahan air.
"Selain bambu kalau di Kalimantan ada, kayu-kayu yang keras terhadap air ada, tapi kan nggak mungkin kita datangkan dengan cepat. Jadi, ini kita membuat manajemennya itu antar manajemen penyediaan bahan dengan manajemen pekerjaan di lapangan, itu yang harus kita sesuaikan," jelas dia.
Bahkan, kata Ari, untuk mencari stok bambu tidak semudah yang dibayangkan.
Baca juga: Hari Ini, JakPro Akan Berikan Progres Pembangunan Sirkuit Formula E di Ancol
Dikarenakan bambu yang dibutuhkan jumlahnya sangat banyak.
Baca juga: Kisruh Formula E, Masyarakat Anti Korupsi Indonesia Singgung Dugaan Pembayaran Royalti Rp 500 Miliar
"Ini saya nyarinya sampai ke Lampung, Palembang. Bener, enggak cuma di sini (Jakarta), bukan di sini nggak ada, (tapi) kurang," ucapnya.
Sebagai informasi, ada dua alasan material bambu digunakan untuk melapisi lapisan bawah sirkuit.
Baca juga: Kisruh Formula E DKI Jakarta, Pengamat Kebijakan Publik: Seperti Pembangunan Rumah DP Nol Rupiah
Diantaranya yakni pertama, material bambu sifatnya tahan terhadap air.
Lalu, yang kedua material bambu ini dapat digunakan dengan cepat dan tersedia dalam jumlah yang banyak. (m27)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/ari-wibowo-di-lokasi-pembangunan-sirkuit-formula-e.jpg)