Selasa, 14 April 2026

Sukses Jadi Ekonom, Chatib Basri Justru Tidak Tertarik Bidang Ekonomi

Tidak memiliki ketertarikan pada bidang ekonomi, Chatib Basri kaitkan materi-materi sulit tersebut dengan hal-hal yang relatable dan ia minati.

Penulis: Mochammad Dipa | Editor: Mochamad Dipa Anggara
Ruangguru
Ekonom senior dan juga mantan Menteri Keuangan RI (2013-2014), Muhamad Chatib Basri saat menjadi pembicara dalam Ruangguru Youth Summit yang berlangsung pada 29-30 Januari 2022. 

WARTAKOTALIVE.COM - Ekonom senior dan juga mantan Menteri Keuangan RI (2013-2014), Muhamad Chatib Basri mengaku, ternyata dirinya semasa sekolah tidak memiliki ketertarikan pada bidang ekonomi.

Ia justru lebih tertarik dengan bidang sastra, literatur, dan teater. Namun, karena faktor keluarga yang ketika itu lebih mendukung Chatib menjalani pekerjaan formal, ia pun mengurungkan niat untuk mengejar passion sebagai pekerja kreatif.

Tak berhenti di situ, Chatib pun menilai dirinya ‘salah jurusan’ pada saat melanjutkan pendidikan ke jenjang S1. Pada awalnya ia hendak memilih jurusan Politik, tapi, nyatanya ia justru diterima di Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia. 

Berawal dari kejadian ‘salah jurusan’ tersebut, Chatib kemudian harus berjuang mempelajari bidang baru yang bukan menjadi minatnya pada saat itu.

Untuk membangun ketertarikan pada bidang ekonomi, Chatib mengaitkan materi-materi yang sulit tersebut dengan hal-hal yang relatable dan ia minati.

“Saya selalu lihat dari hal-hal yang saya tertarik,” ujar Chatib, seperti dikutip dari keterangan resmi Ruangguru, Senin (14/2/2022).

Metode ini masih ia terapkan hingga sekarang sebagai seorang pengajar. Chatib Basri terkenal dapat menjelaskan konsep-konsep yang rumit dengan bahasa yang sederhana.

“Saya selalu berpikir bagaimana cara saya jadi ekonom yang ‘buruk’, yang kalau saya bicara, orang itu ngerti,” ungkap Chatib.

Ia juga memanfaatkan latar belakang sastranya untuk menjelaskan konsep ekonomi melalui metafor yang mempermudah orang lain dalam memahami konsep tersebut.

“Saya berpikir bahwa definisi sukses adalah kalau saya bisa buat sesuatu yang baik untuk Indonesia, bisa punya impact buat Indonesia,” ungkap Chatib.

Keinginan yang kuat untuk mewujudkan definisi sukses tersebut, mendorong Chatib untuk memulai karirnya di bidang ekonomi, dari awalnya mengajar sebagai dosen hingga menjadi Menteri Keuangan dan aktif di bidang pemerintahan hingga sekarang.

Mendapat inspirasi dari buku dan film buku dan film berperan besar dalam perjalanan karir Chatib sebagai pegiat ekonomi dan pemerintahan.

Ia menjelaskan, ada satu film yang paling berpengaruh dalam hidupnya, yaitu Dead Poet’s Society”. “Film tersebut rupanya menginspirasi Chatib untuk mengajar. Ia pun percaya bahwa gemar membaca buku dan menonton film akan memperluas kemampuan untuk menggunakan metaphor,” ungkapnya. 

Berdasarkan pengalaman pribadinya, Chatib berpesan bahwa hal yang paling penting dalam menentukan rencana masa depan adalah mengetahui minat kita.

Tiap orang tentunya punya bakat dan minatnya masing-masing, dan memilih bidang yang tidak sesuai dapat berdampak pada perkembangan diri.

Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved