Lili Pintauli Siregar Dinilai Sudah Sangat Tak Layak Jadi Pimpinan KPK

Kata Boyamin, Lili tidak bisa mengelak telah melakukan pembohongan publik.

Editor: Yaspen Martinus
Biro Humas KPK via Kompas.com
Masyarakat Anti-Korupsi Indonesia (MAKI) menyarankan Lili Pintauli Siregar mundur sebagai pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Masyarakat Anti-Korupsi Indonesia (MAKI) menyarankan Lili Pintauli Siregar mundur sebagai pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Sebab, ia meyakini Lili bakal dinyatakan bersalah oleh Dewan Pengawas KPK.

"Saya kira, ya, tidak ada jalan lain bagi Bu Lili untuk mengundurkan diri saja."

Baca juga: Usulan Usia Pensiun TNI Diperpanjang, Mantan Kabais: Bakal Ngos-ngosan Lari di Lapangan

"Karena nanti saya yakin, putusan Dewas akan menyatakan bersalah," kata Koordinator MAKI Boyamin Saiman, Jumat (11/2/2022).

Kata Boyamin, Lili tidak bisa mengelak telah melakukan pembohongan publik.

Sebab, semua yang dikatakan Lili terekam dan hal itu akan menjadi bukti.

Baca juga: Bantah Perkom 1/2022 Cegah Alumni KPK Kembali, Sekjen: Kita Bisa Terus Berkolaborasi

"Bahwa Bu Lili berbohong pada saat jumpa pers, karena dia menyatakan saat itu."

"Saya ingat persis dan masih ada kok siaran langsungnya terekam di YouTube-nya KPK, bahwa Bu Lili mengatakan tidak menghubungi Syahrial dan tidak berkomunikasi dengan Syahrial," paparnya.

Boyamin melihat dalam konferensi pers itu terdapat Juru Bicara Bidang Pencegahan KPK Ipi Maryati Kuding.

Baca juga: Komisi I DPR Bakal Minta Penjelasan Prabowo Soal Niat Beli 78 Jet Tempur dari Prancis dan Amerika

Tentu, tambahnya, bobot kebohongan itu berbeda ketika Lili menyampaikan pernyataannya ketika wawancara mendadak atau doorstop.

"Jadi, menurut saya, proses inilah yang tidak bisa diterima lagi, Bu Lili harus keluar dari KPK."

"Karena dia dengan teganya berbohong dan kemudian terbukti berbohongnya itu oleh Dewan Pengawas, bahwa dia terbukti berkomunikasi dengan Syahrial," paparnya.

Baca juga: UPDATE Covid-19 di Indonesia 11 Februari 2022: 100 Pasien Wafat, 40.489 Orang Positif, 15.767 Sembuh

Sementara, Pusat Kajian Anti Korupsi Universitas Gadjah Mada (Pukat UGM) menilai Lili Pintauli Siregar sudah tak layak menjadi pimpinan KPK.

“Laporan ini dugaan pelanggaran etik ini menunjukan bahwa LPS (Lili Pintauli Siregar) sudah sangat tidak layak menjadi pimpinan KPK,” ucap Zaenur, Jumat (11/2/2022).

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved