Pandemi Virus Corona
Jangan Anggap Sepele Omicron! Waspada bagi Pengidap Penyakit Jantung dan Kardiovaskular
Penyebaran virus Covid-19 varian Omicron kini tengah menyebar luas, waspada deh buat yang sakit jantung dan kardiovaskular.
Penulis: Ign Agung Nugroho | Editor: Valentino Verry
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Kasus Covid-19 kembali mengalami peningkatan yang sangat pesat. Hampir setiap hari meningkat secara signifikan.
Hal itu, menurut Dr dr Agus Dwi Susanto, SpP(K), FISR, FAPSR, Ketua Umum Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI),
karena memang beberapa laporan dari rumah sakit yang merawat pasien Covid-19, ini terlihat proporsi Omicron yang dirawat sudah hampir 60-70 persen.
Baca juga: Zainudin Amali Sebut PSSI dan Shin Tae-yong Bijak Membatalkan Timnas Ikut Piala AFF U-23
"Oleh sebab itu, ciri-ciri Omicron sangat penting diketahui oleh masyarakat. Mengingat lonjakan kasus Covid-19 varian Omicron," kata dokter Agus dalam webinar dan launching buku Pedoman Tatalaksana COVID-19 Edisi ke-4, Rabu (9/2) lalu.
Lalu apa saja ciri-ciri dan gejala seseorang yang terpapar Omicron?
Dr Erlina Burhan, Ketua Pokja Infeksi Pengurus Pusat Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) mengatakan, secara umum, ciri-ciri Omicron mirip dengan flu biasa.
"Jadi gejalanya mirip dengan flu biasa. Seperti batuk, pilek, hidung tersumbat kemudian cairan di hidung atau meler, dan juga rasa lesu, lemah, demikian kadang demam, ini mirip flu biasa," kata dokter Erlina.
Akan tetapi, ciri-ciri Omicron tak sepenuhnya mirip dengan flu biasa.
"Ada gejala khas yang paling banyak dialami pasien Omicron, seperti sakit tenggorokan," katanya.
Meskipun ciri-ciri Omicron mirip flu, namun varian ini juga bisa memicu gejala sedang hingga serius.
Baca juga: Pembina NU Purworejo Angkat Bicara Soal Kasus Desa Wadas
"Jadi meskipun sebagian besar kasus pasien yang terinfeksi Omicron mengidap gejala ringan, tentu hal ini tak boleh disepelekan," kata dokter Erlina.
Hal itu pun diamini Dr dr Isman Firdaus, SpJP(K), FIHA, FAPSIC, FACC,FESC, FSCAI, Ketua Umum Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular (PERKI).
Pasalnya, Omicron sangat berbahaya bagi kelompok rentan, termasuk para pengidap penyakit kardiovaskular atau jantung.
Menurut dokter Isman, individu dengan penyakit kardiovaskular adalah individu yang rentan untuk terjadinya komplikasi atau pemburukan infeksi Covid-19.
Baca juga: Program Scan Berhadiah Mobil Diluncurkan Telkomsel
"Sebenarnya infeksi apapun termasuk juga salah satunya infeksi Covid atau Omicron, ini juga dapat menjadi pencetus terjadinya perburukan dari penyakit jantungnya itu sendiri. Seperti gagal jantung kronik menjadi gagal jantung akut, bahkan hingga terjadi renjatan atau shock kardiogenik," katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/erlina-b.jpg)