Covid 19
Ledakan Covid-19, Keterisian Rumah Sakit di Jakarta Masih Terkendali
Ahmad Riza Patria (Ariza) mengatakan ketersediaan tempat tidur dan ICU di rumah sakit di Jakarta masih tercukupi sampai saat ini.
Penulis: Desy Selviany | Editor: Budi Sam Law Malau
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Ketersediaan rumah sakit dan ICU di Jakarta dijamin masih tercukupi meski kasus Covid-19 varian Omicron belakangan melonjak dan hampir bersaing dengan ledakan varian Delta Juli 2021 lalu.
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria (Ariza) mengatakan ketersediaan tempat tidur dan ICU di rumah sakit di Jakarta masih tercukupi sampai saat ini.
Ariza mengatakan, apabila melihat data memang ada peningkatan BOR menjadi 63 persen.
Dimana dari 5.737 tempat tidur yang tersedia, sebanyak 3.618 sudah terpakai.
Meski begitu, angka keterisian itu belum sampai setengahnya dari lonjakan tahun 2021 lalu.
"Namun demikian perlu kami sampaikan, dulu di Juni-Juli 2021 kita pernah mencapai 11.500. Jadi itu artinya sekalipun 63 persen ini data seat atau tempat tidur 5.700 an. Kalau dari 11 ribu ini cuma 31 persennya," ujar Ariza di Ancol, Pademangan, Jakarta Utara, Minggu (6/2/2022).
Begitupun dengan ICU, dari 741 kapasitas yang terpakai sudah 257 atau terpakai 35 persen dari kapasitas.
Baca juga: Jokowi Minta PTM Dievaluasi, Anies Tunggu Tingkat Keterisian Rumah Sakit
Baca juga: Kasus Covid-19 Ibu Kota Terus Naik, Anies Sebut Tingkat Keterisian Tempat Tidur Masih Terkendali
Berbeda dari tahun 2021 lalu, keterisian ICU mencapai 1.500 ruang.
"Jadi tidak perlu khawatir. Kami akan tingkatkan sarana dan prasarana rumah sakit, puskesmas, tenaga kesehatan, oksigen, vitamin, dan semuanya," jelas Ariza.
Selain itu, sesuai imbauan pemerintah pusat, Pemprov DKI Jakarta akan mengubah fasilitas Rusun dan gedung-gedung Diklat menjadi tempat-tempat isolasi terkendali.
Baca juga: Jokowi Minta PTM Dievaluasi, Anies Tunggu Tingkat Keterisian Rumah Sakit
Pemprov DKI Jakarta juga akan meningkatkan Satgas Covid-19 mulai dari RT/RW.
Mereka juga akan meningkatkan 3 T (tracing, testing, dan treatment) untuk memutus penularan Covid-19.
"Kemudian juga aparat kita hadirkan di beberapa titik dan kami akan tindak siapa saja yg melanggar," kata Ariza.
Maka Ariza meminta warga ikut berperan aktif menjaga Jakarta dari penyebaran Covid-19.
Baca juga: Wagub Ariza Beberkan Tingkat Keterisian Tempat Tidur Pasien Covid-19 di RS Naik 31 Persen
Baca juga: Wagub DKI Ungkap Keterisian Tempat Tidur untuk Isolasi dan ICU di RS Mulai Naik Sejak Desember
Yakni dengan melaporkan kegiatan, hotel, cafe, restoran, perkantoran, dan pabrik yang melanggar protokol kesehatan (Prokes).
Begitu pula jajaran dan aparat Pemprov DKI Jakarta yang tidak disiplin dan melakukan pembiaran terhadap pelanggaran Prokes akan terkena penindakan.
"Segera laporkan kepada kami apabila melihat pelanggaran-pelanggaran Prokes, difoto, video, dan lain-lain laporkan kepada kami," tuturnya. (Des)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/ahmad-riza-patria-di-balai-kota-jakarta-pusat-kamis-2012022.jpg)