Musik

Rekti 'The Sigit' hingga Oom Leo Cari Musisi dan Seniman Berbakat, Sodorkan Hadiah Uang Rp 450 Juta!

Para musisi muda dan seniman visual berbakat di Tanah Air boleh bersiap-siap, pasalnya ajang kontestasi Dare To Be The Next Superstar kembali digelar.

Dokumentasi Supermusic
Rekti Yoewono, vokalis The Sigit, menjadi salah satu juri Dare To Be The Next Superstar di tahun 2022. Para musisi muda dan seniman visual berbakat di Tanah Air boleh bersiap-siap, pasalnya ajang kontestasi Dare To Be The Next Superstar (DTBTNS) kembali bergulir di tahun 2022. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Para musisi muda dan seniman visual berbakat di Tanah Air boleh bersiap-siap, pasalnya ajang kontestasi Dare To Be The Next Superstar (DTBTNS) kembali bergulir di tahun 2022 ini.

Sejumlah musisi dan visual artist ternama menjadi juri ajang yang diselenggarakan Supermusic ini.

Ada vokalis The Sigit Rekti Yoewono hingga Oom Leo Berkaraoke. Tak tanggung-tanggung, di season kedua ini, Supermusic menyediakan total hadiah hingga Rp 450 juta.

Baca juga: HIVI! Rayakan 13 Tahun Perjalanan Musik Sambil Melepas Rindu ke Penggemar di Konser ThirteenOnThirty

Baca juga: Laleilmanino Digandeng Platform Kolektibel, Buat Gebrakan Baru Industri Musik di Awal Tahun 2022

Nathaniel W Utomo, Perwakilan Supermusic, mengatakan, DTBTNS Season 2 diselenggarakan sebagai jawaban atas tingginya animo peserta di ajang yang sama tahun lalu, yaitu hampir mencapai seribu submissions.

Bukan hanya sekadar ajang pencarian bakat, menurut Nathaniel W Utomo, DTBTNS Season 2 dirancang menjadi wadah aspirasi, sarana komunikasi dan berekspresi bagi seniman-seniman muda, khususnya di bidang musik dan visual art.

"Ajang Dare To Be The Next Superstar merupakan 'radar' Supermusic untuk mengorbitkan talenta-talenta muda berbakat di bidang musik dan visual art Indonesia, yang sebagian besar belum terekspos dan menemukan pasarnya," kata Nathaniel.

Para musisi muda dan seniman visual berbakat di Tanah Air boleh bersiap-siap, pasalnya ajang kontestasi Dare To Be The Next Superstar (DTBTNS) kembali bergulir di tahun 2022 ini.
Para musisi muda dan seniman visual berbakat di Tanah Air boleh bersiap-siap, pasalnya ajang kontestasi Dare To Be The Next Superstar (DTBTNS) kembali bergulir di tahun 2022 ini. (istimewa)

Ajang ini, lanjutnya, sekaligus merupakan dukungan dan terobosan Supermusic bagi generasi muda kreatif Indonesia agar bisa terus berkarya dan membuktikan bahwa pandemi bukan suatu hambatan.

Menurut Nathaniel, DTBTNS Season 2 akan bergulir di dua kategori yakni kategori musik dan kategori visual art.

Supermusic menempatkan sosok-sosok kompeten dan populer di bidangnya masing-masing.

Baca juga: Soulvibe Terus Berkarya di Industri Musik Indonesia, Kini Kompak Bertiga Setelah Pernah Bertujuh

Baca juga: Berkarya Lagi, Buluk Superglad Mulai Beraksi di Panggung Musik Usai Digaet Oomleo Goodnight Electric

Untuk line up juri di kategori musik diisi musisi dan vokalis Rekti Yoewono, penata musik Ronald Steven, dan pegiat musik dan bisnis Nadia Yustina.

Sedangkan kategori art diisi seniman visual dan ilustrator papan atas yaitu Oom Leo, Popo Mangun, Hana Madness, Bunga Fatia, dan Streoflow.

Di season kedua ini ada inovasi dari sisi line up juri, yaitu di kategori visual art menambah slot hingga menjadi 5 juri. Kelima juri di kategori visual art berasal dari disiplin seni rupa yang berbeda-beda.

Rekti Yoewono, vokalis The Sigit, menjadi salah satu juri Dare To Be The Next Superstar di tahun 2022. Para musisi muda dan seniman visual berbakat di Tanah Air boleh bersiap-siap, pasalnya ajang kontestasi Dare To Be The Next Superstar (DTBTNS) kembali bergulir di tahun 2022.
Rekti Yoewono, vokalis The Sigit, menjadi salah satu juri Dare To Be The Next Superstar di tahun 2022. Para musisi muda dan seniman visual berbakat di Tanah Air boleh bersiap-siap, pasalnya ajang kontestasi Dare To Be The Next Superstar (DTBTNS) kembali bergulir di tahun 2022. (Dokumentasi Supermusic)

"Ini didasari perkembangan seni visual yang pesat dan dinamis, sehingga perspektif penilaian juri kami harap bisa lebih luas," ucap Nathaniel W Utomo.

Sedangkan di kategori musik, katanya, panel juri diisi oleh sosok-sosok yang mewakili kompetensi dari sisi musisi, music arranger, dan praktisi industri.

Pentolan Band The Sigit Rekti Yoewono kembali didapuk sebagai juri kategori musik, menilai, Dare To Be The Next Superstar (DTBTNS) Season 2 bakal lebih menarik dan penting untuk diikuti musisi-musisi muda yang belum mengorbit ke 'permukaan'.

Baca juga: Viral, Lagu Ciptaan Once Mekel Dinyanyikan Javier Parisi yang Wajahnya Mirip Mendiang John Lennon

Baca juga: Lagu Terbiasa Digarap Lewat Sentuhan Magis Indra Qadarsih, Kamasean Matthews: Wow Amazing Banget!

Menurut pria berambut gondrong ini, DTBTNS Season 2 bisa menjadi jembatan bakat-bakat terpendam untuk menampilkan karya-karya mereka dan lebih dikenal publik secara luas.

"Di era digital ini semua orang dimudahkan berkarya dan menampilkan karyanya," kata Rekti Yoewono.

Dengan begitu, lanjutnya, dibutuhkan wadah kurasi untuk menjaring talenta-talenta yang menarik dan punya kualitas.

Seniman Oom Leo menjadi salah satu juri Dare To Be The Next Superstar di tahun 2022. Para musisi muda dan seniman visual berbakat di Tanah Air boleh bersiap-siap, pasalnya ajang kontestasi Dare To Be The Next Superstar (DTBTNS) kembali bergulir di tahun 2022.
Seniman Oom Leo menjadi salah satu juri Dare To Be The Next Superstar di tahun 2022. Para musisi muda dan seniman visual berbakat di Tanah Air boleh bersiap-siap, pasalnya ajang kontestasi Dare To Be The Next Superstar (DTBTNS) kembali bergulir di tahun 2022. (Dokumentasi Supermusic)

"Di DTBTNS tahun lalu saya dipertemukan dengan talenta muda yang andal-andal. Terbukti peserta tahun lalu juga sudah ada yang mulai aktif berkarir dan mendapat perhatian penyuka musik yang sesuai target market mereka," kata Rekti Yoewono.

Oom Leo menyebutkan, DTBTNS Season 2 bisa menjadi batu loncatan penting bagi seniman visual berbakat untuk mempresentasikan sekaligus meletakan pondasi kuat untuk karya mereka ke mata publik.

Seniman visual multi-platform ini menganggap, adanya konsep kurasi yang menjadi rangkaian proses penjurian di ajang ini merupakan sebuah elemen ‘sakral’ yang jarang ditemukan dan menjadi nilai plus.

Baca juga: Bemandry Terjun ke Industri Musik, Ciptakan dan Nyanyikan Banyak Lagu hingga Isi Soundtrack Novel

Baca juga: Konser Amal Koin Muktamar ke-34 Nahdlatul Ulama Road to Lampung Kumpulkan Donasi Rp 2,1 Miliar

"Di level lokal maupun dunia saat ini, sudah nggak banyak wadah dan gelaran masif yang menggunakan pola kurasi serta metode penilaian untuk memilih karya-karya yang kelak akan dipresentasikan ke publik," kata Oom Leo.

Kemudahan akses dan arus informasi terkini menyebabkan kegiatan penciptaan karya lebih bersifat 'pintas'.

"Mencapai publik yang lebih luas tanpa harus mengalami beragam proses awal berupa kritik, diskusi, bahkan inspirasi dan aspirasi di tahap penciptaan," ucap pemilik nama asli Narpati Awangga itu.

Penjurian

Setelah proses pendaftaran alias submission dari 17 Januari hingga 28 Februari 2022, rangkaian DTBTNS Season 2 berlanjut ke tahap penjurian (kurasi, coaching, final), lalu diakhiri dengan eksplorasi pemenang.

Pada proses penjurian, para juri di setiap kategori akan memilih karya terbaik dari para peserta yang dinyatakan layak untuk menjadi pemenang.

Setiap dewan juri memiliki kriteria penilaian masing-masing, seperti halnya Rekti Yoewono dan Oom Leo.

Baca juga: Label Musik Ajukan Gugatan Uji Materi Undang-undang Hak Cipta, Rhoma Irama: Ada Keserakahan di Sini!

Baca juga: Nabilla Gomes Tetap Bernyanyi Setelah Menikah dan Kini Sedang Hamil, Mengapa Belum Pede Tulis Lagu?

"Kalau saya pribadi, lagu yang enak didengar sudah menjadi keharusan. Tetapi ada unsur terpenting lainnya yaitu keunikan dan kekhasan, baik dari karya maupun cara menampilkan karya itu sendiri," kata Rekti Yoewono.

"Sebenernya gak ada kriteria yang spesifik untuk karya. Namun setidaknya mereka wajib tahu tentang metode penciptaan karya yang baik dan bijak, serta dapat menjawab segala hal yang berkaitan dengan 5W+1H," ujar Oom Leo.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved