Jumat, 15 Mei 2026

Sayur Kendal Libatkan Petani untuk Tanam Sayuran dan Buah Organik

Eka Putri Ardini mengatakan, konsumsi pangan yang berkualitas dan higienis menjadi amat penting di era pandemi Covid-19.

Tayang:
Warta Kota/ Fitriyandi Al Fajri
Buah organik yang disajikan Sayur Kendal dengan metode urban farming. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Penyedia hasil pertanian, Sayur Kendal optimis produknya mampu menembus pasar di seluruh wilayah Indonesia.

Sebab hasil kebun dengan metode digital urban farming berupa sayuran dan buah organik, baik yang dikelola sendiri maupun petani binaan, merupakan produk dengan kualitas berkelas dan terjamin.

Manager Operasional Sayur Kendal Eka Putri Ardini mengatakan, konsumsi pangan yang berkualitas dan higienis menjadi amat penting di era pandemi Covid-19.

Terlebih pihaknya selalu melakukan pengecekan kualitas (quality control) sebelum pangan diterima konsumen.

Baca juga: Viral, Lagu Ciptaan Once Mekel Dinyanyikan Javier Parisi yang Wajahnya Mirip Mendiang John Lennon

Baca juga: PKS jadi Partai Pertama Miliki Dewan Pakar untuk Rumuskan Persoalan Masyarakat

Baca juga: Mahasiswa Arsitektur FTUI Raih Juara 2 Skid Row 2021 Berkat Rancang Desain Rusun untuk Tunawisma

Dengan sistem tersebut, Putri yakin produk Sayur Kendal yang juga anak usaha dari Wihrasa Group ini akan semakin dikenal, tidak hanya di wilayah Jabodetabek, melainkan seluruh Indonesia.

Untuk mencapai target tersebut, kata Putri, tim Sayur Kendal terus membuka cabang di sejumlah pasar tradisional, modern, dan market place yang ada di Indonesia.

“Terlebih sekarang kan masih musim work frome home (WFH), jadi selain kami sediakan cabang seperti di Karawaci, Cengkareng dan Alam Sutera, kami juga melayani pembelian online sperti Shopee, GrabFood atau Gofood,” kata Putri, Senin (24/1/2022).

Baca juga: Tiga Jenazah Pasien Covid-19 Dimakamkan di TPU Jombang Ciputat

Baca juga: Keluarga Sebut Kakek Korban Pengeroyokan Hingga Tewas Sudah Lama Alami Gangguan Pendengaran

Putri mengatakan, selain sayuran dan buah, pihaknya juga terus berinovasi dengan menyediakan varian menu baru yang diproduksi kantin Sayur Kendal.

“Kami pastikan setiap menu baru memiliki citarasa khas dan menjadi unggulan kantin Sayur Kendal. Kami jamin, harga produk sayur kendal sangat bersahabat,” ucapnya.

Sementara itu Pemilik Wihrasa Group Rayhan Christian Siego menegaskan, bisnis sayur organik ini mampu mendongkrak ekonomi para petani binaan yang selama ini bekerjasama dengan perusahaannya.

Baca juga: Ditlantas PMJ Sempat Bantah soal Pelat Nomor Mobil Arteria Dahlan, Mabes Polri Kini Akui Keluarkan

Baca juga: Disperkimta Kota Tangsel Sebut Pasien yang Meninggal Akibat Varian Omicron Dimakamkan di TPU Jombang

Nantinya, kata dia, Wihrasa akan memperluas kerjasama dengan para petani di berbagai wilayah Indonesia.

“Harapannya, petani seluruh Indonesia memiliki wadah sendiri sebagai hilirnya untuk memasarkan hasil pertanian mereka,” ujar Rayhan.

Petani asal Kebumen Yudi Widianto (31) mengaku sekarang tidak perlu khawatir panennya akan sulit dijual setelah bergabung dengan Sayur Kendal dan Nara Kupu Village.

Baca juga: UPDATE Covid-19 di Indonesia 24 Januari 2022: Positif 2.927 Orang, 944 Pasien Sembuh, 7 Meninggal

Baca juga: Jelang Hadapi Persita, Maman Abdurrahman Ingatkan Masalah Konsisten Persija yang Harus Diperbaiki

Yudi juga mendapatkan pengetahuan baru terkait dengan metode penanaman sayur dan buah organik.

“Alhamdulillah setelah bergabung dengan Nara Kupu Village dan Sayur Kendal, kesejahteraan para petani seperti saya ini sekarang meningkat. Kalau yang lain masih kesulitan ngejual, kami alhamdulillah selalu diterima dengan harga yang bagus oleh Sayur Kendal," katanya. (faf)

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved