Ganjil Genap
Pemprof DKI Pertimbangkan Hapus Kebijakan Ganjil Genap, Begini Respon Ditlantas Polda Metro
Sampai saat ini kata Sambodo, pihaknya juga belum berkoordinasi dengan Pemprov DKI Jakarta terkait penghapusan Gage.
Penulis: Desy Selviany | Editor: Feryanto Hadi
WARTAKOTALIVE.COM, SEMANGGI - Ditlantas Polda Metro Jaya belum berencana menghapus kebijakan ganjil genap di 13 ruas jalan Ibukota Jakarta.
Hal itu berbeda dengan wacana Pemprov DKI Jakarta yang berencana menghapus ganjil genap (Gage) apabila kasus Covid-19 akibat varian Omicron melonjak.
Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo mengatakan bahwa pengahpusan Gage belum diwacanakan oleh Ditlantas.
Baca juga: Terkait Pj Gubernur DKI, Gembong PDIP Yakin Jokowi Akan Pilih Pengganti yang Lebih Baik dari Anies
Baca juga: Begini Alasan Angel Lelga Masih Nyaman Hidup Sendiri Sejak Bercerai dengan Vicky Prasetyo
"Belum ada wacana," ujar Sambodo dihubungi Jumat (21/1/2022).
Sampai saat ini kata Sambodo, pihaknya juga belum berkoordinasi dengan Pemprov DKI Jakarta terkait penghapusan Gage.
Diketahui Pemprov DKI Jakarta bakal mempertimbangkan usulan terkait peniadaan kebijakan ganjil genap pelat mobil di tengah merebaknya Covid-19 varian Omicron.
Tentunya keputusan akan diambil berdasarkan kajian komprehensif yang dilakukan pemerintah melalui Dinas Perhubungan DKI Jakarta.
“Nanti itu akan jadi pertimbangan, silakan masyarakat semua boleh memberikan masukan untuk kami pertimbangkan,” kata Wakil Gubernur DKI Jakarta pada Kamis (20/1/2022).
Ariza mengakui, mobilitas masyarakat saat ini memang cenderung tinggi, hal ini seiring dengan kebijakan PPKM level dua yang dikeluarkan pemerintah pusat.
Baca juga: Ada Permintaan dihapus, Kadishub DKI Pastikan Ganjil Genap Tetap Diberlakukan
Karena itu dia meminta masyarakat untuk tetap mematuhi prokes 5M ketika berada di luar rumah.
“Warga Jakarta hampir kembali normal aktivitasnya, karena vaksinnya juga sudah lebih dari 120 persen dan PTM sudah 100 persen,” ujar Ariza yang juga menjadi Ketua DPD Partai Gerindra DKI Jakarta ini.
Sebelumnya diketahui, Politisi Partai Demokrat, Mujiyono, mendesak Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk segera menghapus kebijakan ganjil genap (gage) pelat kendaraan mobil.
Hal ini akibat dampak meningkatnya kasus Covid-19 varian Omicron.
Jika kebijakan gage dihapuskan, masyarakat dapat beralih dari angkutan umum ke angkutan pribadi demi mencegah penyebaran Omicron.
Baca juga: Dikepung Ribuan Anggota Aliansi Sunda Karawang, Ketua DPRD Karawang Sepakat Arteria Dahlan Dipecat
“Untuk menghadapi penyebaran Covid-19 tersebut, apalagi Omicron semakin tinggi di DKI Jakarta, kami meminta untuk mulai meniadakan ganjil-genap, sehingga diharapkan dapat mengurangi penggunaan transportasi massal,” kata Ketua Komisi A DPRD DKI Jakarta Mujiyono dari keterangannya, Selasa (18/1/2022).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/kombes-pol-sambodo-purnomo-yogo-di-polda-metro-jaya-jakarta-selatan-jumat.jpg)