Selasa, 21 April 2026

Jakarta Dikepung Banjir, Justin: Anies Gubernur Gak Normal 

Bahkan bisa dikatakan Jakarta dikepung banjir dan sumur resapan yang dibangun hingga miliaran rupiah tak berguna

Twitter @TMC Polda Metro
Banjir menggenangi jalan Cilincing Cakung setinggi 60 cm, Rabu (19/2/2022) 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Hujan deras yang melanda Ibu Kota menyebabkan munculnya sejumlah titik genangan di wilayah DKI Jakarta yang terjadi pada Selasa (18/1/2022) kemarin.

Bahkan bisa dikatakan Jakarta dikepung banjir dan sumur resapan yang dibangun hingga miliaran rupiah tak berguna mencegah banjir.

Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Justin Adrian Untayana menilai bahwa kebijakan penanganan banjir Gubernur Anies Baswedan memang tidak efektif.

Menurutnya, Anies adalah sosok Gubernur yang tidak normal karena tak berbuat nyata atas masalah banjir Jakarta.

Perrsoalan banjir katanya tidak pernah menunjukan perbaikan berarti sedikitpun setiap tahun di kepemimpinan Anies.

Bahkan hingga Rabu (19/1/2022) ini, terdapat 31 RT yang masih terendam, yang menyebabkan 873 warga terpaksa mengungsi.

"Aneh kalau masih ada yang kaget Jakarta banjir. Masalah intensitas hujan yang meningkat setiap tahun, penurunan permukaan tanah, tata kota yang buruk, tidak di normalisasinya sungai, semua hal tersebut adalah jaminan untuk banjir terus berulang tiap tahun," ucap Justin pada keterangan tertulisnya, Rabu (19/1/2022).

Baca juga: Kunjungi Desa Gumingsir, Ganjar Datangi Rumah Warga Miskin yang Dapat Bantuan Jambanisasi

Baca juga: Dilaporkan Pencemaran Nama Baik, Mantan Isteri Bambang Pamungkas Diperiksa Polres Depok

Jalan Gunung Sahari tepatnya di depan Mangga Dua Square, Pademangan, Jakarta Utara, Selasa (18/1/2022) direndam banjir.
Jalan Gunung Sahari tepatnya di depan Mangga Dua Square, Pademangan, Jakarta Utara, Selasa (18/1/2022) direndam banjir. (Warta Kota/Junianto Hamonangan)

Justin menyebut apabila Anies Gubernur normal, tentu mestinya ada keinginan dan tindakan nyata untuk membawa perbaikan tiap tahunnya dalam penanganan banjir dengan anggaran yang ada.

Namun, penanganan banjir di Jakarta masih jalan di tempat.

Padahal, Anies sejak menjabat Gubernur DKI Jakarta pada 2017 lalu, melalui pengelolaan APBD diberikan anggaran puluhan triliunan rupiah.

Justin menyayangkan anggaran ratusan triliun dalam empat tahun masa jabatan Gubernur Anies tidak memperlihatkan hasil terhadap masalah-masalah utama Ibu Kota.

Baca juga: Dilaporkan Pencemaran Nama Baik, Mantan Isteri Bambang Pamungkas Diperiksa Polres Depok

Baca juga: BPBD DKI Jakarta Beberkan Ada 102 RT dan 1 Ruas Jalan di Jakarta Masih Terendam Banjir Sejak Kemarin

Baca juga: Aplikasi Pintu Tambah Enam Token Baru dengan Lebih dari 40 Aset Crypto

"Yang terbaru di 2021 kemarin, terkait kebijakan sumur resapan yang menelan angka hingga ratusan miliar. Selain pengerjaannya yang berantakan, pemilihan lokasinya juga tidak jelas. Sepertinya Gubernur Anies hanya fokus kepada hal yang bersifat monumental, bukan kepada hal -hal yang pokok untuk mengatasi banjir, seperti penguatan saluran air, penyediaan pompa air, atau normalisasi," jelas Justin.

Jalan Jenderal Ahmad Yani, Kayu Putih, Pulogadung, Jakarta Timur, Selasa (18/1/2022) terendam banjir dengan ketinggian sekitar 50 centimeter.
Jalan Jenderal Ahmad Yani, Kayu Putih, Pulogadung, Jakarta Timur, Selasa (18/1/2022) terendam banjir dengan ketinggian sekitar 50 centimeter. (Warta Kota)

Ia meminta Gubernur Anies untuk berhenti berleha-leha, karena yang paling menderita akibat banjir adalah masyarakat Jakarta sendiri.

Menurutnya, Anies terlalu banyak berfokus pada kegiatan seremonial, beautifikasi, memberi makan kucing, ataupun cek sound.

Baca juga: Wow, Gaji Shin Tae-yong Latih Timnas Rp2 Miliar Perbulan, Ini Penjelasan Ketum PSSI

Baca juga: Jabat Ketum PSSI, Ternyata Iwan Bule Tak Digaji, Dibully Iya

"Kami kira Gubernur Anies hanya mau fokus di hal-hal mudah dan sarat potensi glorifikasi seperti JIS dan Formula E, tapi itu sama saja membuang muka terhadap realita bahwa warga dirugikan oleh banjir terus menerus yang tidak ditangani baik sekalipun telah menelan uang pajak mereka ratusan triliun," paparnya.

"Sungguh, sepertinya kita tidak bisa berharap banyak pada Anies di masa jabatannya yang tinggal beberapa bulan lagi ini," tutupnya. (m27)

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved