Gubernur Anies Jamin Pasokan Pangan ke Warga Krukut yang Dilockdown
Dia juga memastikan, bantuan pangan ini akan terus diberikan agar warga bisa bertahan hidup selama karantina berlangsung.
Penulis: Fitriyandi Al Fajri | Editor: Budi Sam Law Malau
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menginstruksikan kepada Wali Kota Jakarta Barat Yani Wahyu Purwoko untuk menjamin pasokan pangan kepada ratusan warga Krukut, Kecamatan Taman Sari yang menjalani lockdown mini, akibat ditemukannya puluhan warga yang terpapar Covid-19 di sana.
Karenanya warga Krukut akan menjalani karantina wilayah selama dua pekan sejak Kamis (6/1/2022) lalu, menyusul adanya puluhan warga yang terkonfirmasi Covid-19, bahkan beberapa terpapar varian Omicron.
Ketua Lembaga Musyawarah (LMK) Kelurahan Krukut, Syaifuddin mengatakan, bantuan pangan ini diberikan agar warga tidak perlu keluar rumah untuk membeli kebutuhan pokok.
Dengan begitu, virus korona tidak menyebar ke wilayah lain sampai mereka dinyatakan negatif.
Dia juga memastikan, bantuan pangan ini akan terus diberikan agar warga bisa bertahan hidup selama karantina berlangsung.
“Tiap hari kami dipantau, Pak Camat, Kapolsek dan Danramil Taman Sari. Mereka juga mengecek langsung kebutuhan warga, kami berkoordinasi terus,” kata Syaifuddin pada Kamis (13/1/2022).
Selain mendistribusikan bantuan, kata dia, Satgas Kelurahan Krukut juga gencar melacak (tracing) demi mencegah penyebaran Covid-19 di wilayah setempat.
Baca juga: Saling Salip dengan Sepeda Motor, Seorang Pemuda Tikam Pemotor di Kepala Hingga Tewas
Baca juga: Korban Investasi Bodong Ustaz Yusuf Mansyur, Minta DPR dan Presiden Turun Tangan
Baca juga: Seragam Mirip Polisi, Satpam di Depok Percaya Diri Lewati Razia
Bahkan setiap hari, Satgas melakukan sterilisasi dengan semprotan disinfektan ke rumah-rumah warga.
“Kami tentu berharap, penyebaran Covid-19 ini bisa berakhir sehingga warga bisa kembali beraktivitas,” ujarnya.
Sementara itu Ketua RT 06/02 Kelurahan Krukut, Yono memastikan warga yang terdampak karantina wilayah itu telah mendapatkan bantuan sembako dari Pemkot Administrasi Jakarta Barat.
Pengurus RT dan RW menyalurkan bantuan tersebut secara langsung dengan mendatangi ke rumah warga.
Baca juga: Pemprov DKI Tak Bisa Jelaskan Detail Rincian Tunjangan Gubernur Anies, Ini Respons Ketua DPRD DKI
Baca juga: Hujan Lebat Disertai Angin, 8 Desa di Enam Kecamatan di Kabupaten Bekasi Terendam Banjir
Baca juga: Ustaz Yusuf Mansur Kembali Digugat, Kali Ini Dituntut Rp98 Triliun
Bahkan, kata dia, sejak awal kasus Covid-19 ditemukan di sana, bantuan berupa sembako dan vitamin langsung berdatangan. Mulai dari Wali Kota Administrasi Jakarta Barat, Kecamatan Taman Sari, Kelurahan Krukut.
Begitu juga dari Polres Jakarta Barat, Polsek Taman Sari dan Danramil Taman Sari.
“Alhamdulillah, kalau kebutuhan sehari-hari warga sudah tercukupi. Dari awal, bantuan sembako bisa dibilang lebih dari cukup,” kata Yono.
Menurutnya, ada sekitar 200 lebih warga yang terdampak telah mendapatkan bantuan pangan ini. Jenis pangan yang diberikan mulai dari beras, minyak goreng, susu, mie instan, susu, vitamin dan masker.
“Bantuan ini sangat dibutuhkan bagi warga kami, karena selama lockdown mereka tidak bisa keluar belanja ke warung. Perhatian Pemerintah DKI luar biasa, kami ucapkan terima kasih kepada Pak Anies Baswedan (Gubernur DKI), Pak Wali Kota, Pak Camat, Pak Kapolsek, Danrmil dan Pak Lurah,” imbuhnya.
Baca juga: Viral, Ghozali Everyday Asal Semarang, yang Foto Selfie NFT-nya Laku Rp13,3 Miliar
Baca juga: Catatan Gemilang Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo Sepanjang Tahun 2021
Baca juga: Bursa Transfer Paruh Musim Liga 1: Ini Daftar Pemain Baru Persipura, Persik Kediri dan Persikabo
Senada diungkapkan Ketua RT 08/02, Henar. Dia mengaku, seluruh warga di RT 08 yang saat ini menjalani karantina tentu merasa sangat terbantu dengan sembako yang diberikan.
“Kalau kebutuhan sehari-hari kami alhamdulillah sudah terpenuhi. Mungkin yang agak kurang pempers dan susu anak ya, karena di sini banyak juga anak-anak kecil. Sedangkan warga tidak bisa keluar buat belanja,” ujar Henar.
Dia berharap, nasib warga RT 08 tetap mendapat perhatian sampai karantina ini berakhir. “Jadi, tolong warga kami diperhatikan betul kebutuhannya, jangan sampai hanya awal-awal aja, karena kami tidak tahu (lockdown) ini sampai kapan,” ucapnya.
Seperti diketahui, jumlah kasus terkonfirmasi Covid-19 di Kelurahan Krukut, Kecamatan Taman Sari, Jakarta Barat terus bertambah sampai Kamis (13/1/2022) siang.
Baca juga: Sempat Dikira Kabur Karantina, 2 WNA Ternyata Batal Terbang ke Indonesia dan Datanya Lupa Dihapus
Camat Taman Sari, Agus Sulaeman mengatakan, ada 67 orang yang saat ini terkonfirmasi Covid-19 di Kelurahan Krukut.
“Iya 67 terkonfirmasi positif hasil tes PCR, berdasarkan data dari Puskemas (Kecamatan Tamansari),” ujarnya.
Menurut dia, ada 660 orang yang menjalani tracing dan testing oleh petugas, dan hasilnya baru 67 orang dinyatakan positif. Dengan adanya puluhan orang positif, Satgas menerapkan lockdown di RW 02 Kelurahan Krukut.
“Kalau kemarin kan cuma empat RT kalau sekarang satu RW,” jelas dia. (faf)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/satgas-menyalurkan-bantuan-sembako-kepada-warga-rw-02-kelurakan-krukut.jpg)