Selasa, 14 April 2026

Polda Metro Bantah Ada 2 WNA Kabur Karantina Kesehatan, Ini Alasannya

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol E Zulpan mengatakan bahwa saat ini Polri sudah melaunching Karantina Presisi.

Penulis: Desy Selviany | Editor: Budi Sam Law Malau
Warta Kota/Desy Selviany
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol E Zulpan di Polda Metro Jaya, Semanggi, Jakarta Selatan, Selasa (11/1/2022). (Desy Selviany) 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Polda Metro Jaya menyangkal kabar yang beredar dan menyebutkan bahwa ada Warga Negara Asing (WNA) yang kabur saat proses karantina.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol E Zulpan mengatakan bahwa saat ini Polri sudah melaunching Karantina Presisi.

Dalam aplikasi itu, aparat gabungan terlibat dalam pengawasan.

Mulai dari Polisi, TNI Angkatan Udara, dan TNI Angkatan Darat terlibat dalam pengawasan karantina kesehatan.

"Ketiga tim ini yang mengecek proses karantina dari kedatangan WNI dan WNA yang tiba ke tanah air, datang di bandara dengan prokes sampai karantina," jelas Zulpan di Polda Metro Jaya, Semanggi, Jakarta Selatan, Selasa (11/1/2022).

Aplikasi itu juga terkoneksi dengan 134 hotel yang ditentukan menjadi lokasi karantina kesehatan.

Lewat aplikasi itu Polda Metro Jaya dan Mabes Polri bisa cek barcode saat tamu asing atau WNI tiba di Jakarta.

Baca juga: Kasus Dendam Asmara di Tangerang, Saksi Jelaskan Kronologis Dokter Cantik Bakar Bengkel Kekasih

Baca juga: PT Metrodata Electronics Gandeng Anaplan Hadirkan Sistem Layanan Perencanaan Bisnis Berbasis Cloud

Baca juga: Jelang Street Race, Aspal di Jalan Inspeksi Kali Ancol Diperbaiki

Dari scan barcode di Soekarno-Hatta, warga akan di arahkan ke hotel yang ditentukan dan bisa dicek berkala.

Apabila ada pelanggaran karantina seperti keluar sebelum waktu yang ditentukan maka Polda Metro Jaya akan mengambil langkah penindakan.

"Setiap Satgas punya tanggung jawab dari bandara sampai hotel. Tugas kepolisian monitoring dengan Satgas ini kalau ada pelanggaran baru kepolisian lakukan langkah penegakan hukum," jelasnya.

Baca juga: Kejari Tangerang Tahan Tersangka Ketiga dalam Kasus Dugaan Korupsi RSUP Dr Sitanala

Baca juga: Fokus Vaksin Anak, Polda Metro Belum Rencana Gelar Vaksin Booster

Baca juga: Jadi Simbol Kebangkitan Ekonomi, Manfaat MotoGP Diharapkan Sandiaga Uno Turut Dirasakan Masyarakat

Maka Zulpan memastikan tak pernah mengeluarkan statement terkait dugaan dua WNA yang kabur dari karantina kesehatan.

"Kami belum menerima laporan tersebut," jelas Zulpan.

Sebelumnya diinformasikan ada dua WNA yang kabur saat menjalani karantina kesehatan.

Dari informasi yang dihimpun, dua WNA itu diketahui kabur usai pihak kepolisian melakukan sidak di hotel-hotel karantina. (Des)

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved