Rabu, 3 Juni 2026

Lifestyle

Rumah Singgah Clow Parung Bogor Terima Pengadopsi Kucing Disabilitas

Selain Shelter Clow di Parung, Bogor, Bimbim juga membuka Rumah Blendy di kawasan Perumahan Telaga Golf, Depok, Jawa Barat.

Tayang:
Editor: LilisSetyaningsih
Warta Kota/Muhamad Fajar Riyandanu
Sebanyak 65 kucing disabilitas tinggal di sebuah rumah megah di Perumahan Telaga Golf, Depok, Jawa Barat 

Hal itu disebabkan karena Rumah Blendy belum dilengkapi oleh peralatan medis atau dokter hewan yang siaga 24 jam. 

Baca juga: Camat Cakung Memburu 2 Orang Pengamen Topeng Monyet yang Siksa Piaraannya, Kerahkan Tim Gabungan

"Kalau penyerahan kucing korban kecelakaan itu ke Shelter Clow Parung dulu. Dan sebelum itu dibawa ke klinik dulu buat dapat perawatan awal. Kemudian  hubungi Admin Clow," kata Eneng saat ditemui di lokasi pada Ahad (9/1/2022), siang. 

Adapun kontak Shelter Clow yang dapat dihubungi yakni 0812-9247-8757. 

Eneng melanjutkan, apabila ada masyarakat yang tertarik untuk mengadopsi kucing atau anjing disabilitas di Shelter Clow, calon pemilik harus menjadi member Shelter Clow dan membayar uang Orang Tua Asuh (OTA) sebesar Rp 220.000. 

Sebanyak 65 kucing disabilitas tinggal di sebuah rumah megah di Perumahan Telaga Golf, Depok, Jawa Barat.
Sebanyak 65 kucing disabilitas tinggal di sebuah rumah megah di Perumahan Telaga Golf, Depok, Jawa Barat. (Warta Kota/Muhamad Fajar Riyandanu)

"Wajib member supaya pola asuhnya bisa dipantau dan kartu membernya bisa digunakan ke klinik khusus Amore, ada potongan 10 persen," tuturnya. 

Adapun warga yang ingin menjadi orangtua asuh, harus mengurus administrasi ke Shelter Clow Parung. "Kalau di Rumah Blendy belum bisa, karena belum dibuka untuK umum," jelas Eneng. 

Pada kesempatan tersebut, Eneng mengatakan, pihak Shelter Clow maupun Rumah Blendy tidak menerima penitipan hewan sakit.  

"Engga bisa sih kalau di Clow. Kucing yang ada di sini sudah hak milik. Kebanyakan kucing terlantar dan korban kecelakaan. Gak bisa kuncing pribadi," paparnya. 

Baca juga: Melewati Periode Mendebarkan, Masa Tunggu Pasca Transfer Embrio pada Program Bayi Tabung

Adapun dalam sehari, ujar Eneng, Rumah Blendy menghabiskan 20 kilo makanan kucing per hari.

Dalam melaksanakan tugasnya, Eneng dibantu oleh suami dan seorang rekannya. 

"Kalau makan sih sama kayak kucing biasa, makanannya langsung ditaruh  saja. Harus selalu ada, jangan sampai ada yang kosong. Biar pada ngemil, biar pada gemuk," pungkas Eneng, sembari mengelus-elur tubuh Moci, kucing tunanetra warna hitam yang duduk dipangkuannya. (M29)

Sumber: WartaKota
Halaman 2/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved