Angin Puting Beliung

Warga Panik, Angin Puting Beliung Terjang Lima Dusun di Karawang

Warga Karawang sempat dibuat panik oleh angin puting beliung, Kamis (6/1/2022). Akibatnya rumah mereka pada rusak.

Penulis: Muhammad Azzam | Editor: Valentino Verry
Warta Kota/Muh Azzam
Sejumlah rumah di lima dusun Desa Dayeuhluhur, Kecamatan Tempuran, Kabupaten Karawang, Jawa Barat diterjang angin puting beliung, Kamis (6/1/2022). 

WARTAKOTALIVE.COM, KARAWANG - Angin puting beliung menerjang lima dusun di Desa Dayeuhluhur, Kecamatan Tempuran, Kabupaten Karawang, Jawa Barat.

Akibat kejadian tersebut 88 rumah mengalami kerusakan, mulai ringan hingga berat.

Ketua Forum Komunikasi Tagana  Dinas Sosial Karawang Novi Madera mengatakan, angin puting beliung terjadi sekitar Pukul 16.15 WIB, Kamis (6/1/2022).

Baca juga: Dua ABG di Kabupaten Bekasi Kerap Membawa Celurit, Mencari Sasaran ABG untuk Dibantai Tanpa Alasan

Dati keterangan keterangan warga, saat itu hujan disertai angin kencang di Desa Dayeuhluhur.

Kejadian berlangsung tak sampai satu jam, akan tetapi membuat 88 rumah rusak ringan hingga berat di lima dusun.

"Kalau dari hasil asesmen kita, sebanyak 88 rumah mengalami kerusakan, dari ringan hingga berat," katanya, pada Jumat (7/1/2022).

Novi mengungkapkan, data rincinya yakni satu rumah rusak ringan di Dusun Sukamakmur, enam rumah rusak ringan di Dusun Burandul.

Kemudian, kata Novi, 38 rumah rusak ringan dan 10 rumah rusak berat di Dusun Pagelaran. Lalu, sebanyak 27 rumah rusak ringan di Dusun Bendungan dan lima rumah rusak ringan, satu rumah rusak berat di Dusun Sukajaya.

Baca juga: Sebelum Kortas Dibentuk, 44 Bekas Pegawai KPK Bakal Ditugaskan di Satgas Pencegahan Tipikor

Warga masyarakat yang rumahnya terdampak bencana angin mengungsi ke rumah keluarga dan tetangga yang tidak terdampak.

"Kebanyakan rusak ringan, tapi untuk sekarang ini sudah dilakukan perbaikan," jelas dia.

Kejadian angin beliung tidak menimbulkan korban jiwa ataupun luka. Novi menambahkan pihaknya juga berencana membangun posko di halaman kantor Desa Dayeuhluhur.

"Jadi posko itu buat berjaga-jaga saja jika terjadi bencana susulan," tandasnya.

Sumber: Warta Kota
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved