Calo Tenaga Kerja
Marak Calo Tenaga Kerja di Karawang , Begini Respons Teh Celli
Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana sedikit terkejut saat mendengar marak calo tenaga kerja, sebab dia mengaku sudah mengatasinya.
Penulis: Muhammad Azzam | Editor: Valentino Verry
Dia diminta membayar administrasi sebesar Rp 8.000.000 ke sebuah yayasan yang baru dibuka Jumat kemarin dan sekarang sudah tutup lagi.
Ironisnya, sisa uang 1.000.000, di pinta kembali Rp 900.000 sebagai biaya pendaftaran dan handphone dia juga di ambil dengan alasan untuk memasukan Wifi, setelah itu para calo membubarkan diri.
Baca juga: Jakmania Dukung Persija Rekrut Ahmad Bustomi, Sudah Tua tapi Permainan Oke
Sementara saat dikonfirmasi Kepala Bidang Penempatan Tenaga Kerja, Endang Syafrudin mengaku sudah mengetahui informasi tersebut.
"Iya sudah dengar dan baca mengenai ada pencaker yang kena tipu yang kita ketahui asal warga Klaten," tuturnya.
Atas kejadian tersebut, pihaknya juga meminta agar korban melaporkan kejadian itu ke polisi.
Karena, kasus penipuan calo tenaga kerja melanggar, sebagaimana yang dimaksud dengan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) Pasal 378 tentang penipuan.
"Itu tentu penipuan, silahkan laporkan ke polisi," katanya.
Baca juga: JADWAL SIM Keliling Rabu 5 Januari 2022 DKI Jakarta, Bogor, Tangerang, Depok dan Bekasi
Ditegaskannya, sampai saat ini pihaknya tengah berupaya memberantas calo tenaga kerja yang marak di Kabupaten Karawang.
Dinas Tenaga Kerja Karawang telah memiliki website resmi informasi lowongan pekerjaan di Karawang.
"Kita punya website resmi untuk info lowonga kerja. Silahkan cek dan daftar lowongan kerja di situ. Saya menghimbau kepada masyarakat agar jangan mudah tergiur dengan iming-iming pekerjaan," tandasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/bupati-karawang4.jpg)