Minggu, 26 April 2026

Calo Tenaga Kerja

Marak Calo Tenaga Kerja di Karawang , Begini Respons Teh Celli

Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana sedikit terkejut saat mendengar marak calo tenaga kerja, sebab dia mengaku sudah mengatasinya.

Penulis: Muhammad Azzam | Editor: Valentino Verry
Warta Kota/Muhammad Azzam
Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana berupaya menekan calo pencari kerja yang marak di wilayahnya. 

WARTAKOTALIVE.COM, KARAWANG - Marak calo tenaga kerja di Kabupaten Karawang, Jawa Barat. Terakhir, viralnya curhatan warga Klaten, Jawa Tengah yang tertipu calo tenaga kerja.

Menanggapi hal itu, Bupati Karawang, Cellica Nurrachadiana mengatakan pihaknya telah berupaya menekan keberadaan calo tenaga kerja.

Salah satunya membuka lowongan kerja online resmi milik Dinas Tenaga Kerja Karawang.

Baca juga: Produser Dee Company Bahagia Film Makmum 2 Tembus 200.000 Penonton, Sempat Ragu tak Laku

"Penanganan calo, dengan loker online sebenarnya sudah sedikit menekan praktik calo. Walaupun memang masih ada harus kita bereskan," kata Cellica, Selasa (4/1/2022).

Menurutnya, masyarakat harus lebih berhati-hati dan jangan mudah percaya dengan calo tersebut.

Selain itu juga, pemikiran untuk mengembangkan UMKM harus ditanamkan pada diri masyarakat.

Jangan melulu bekerja di perusahaan, akan tetapi bagiamana menciptakan usaha sendiri.

Ilustrasi pencari kerja.
Ilustrasi pencari kerja. (kompas.com)

Pemkab Karawang, kata Cellica, menyiapkan anggaran Rp 1 miliar pelaku Usaha Mikro, Kecil, Menengah (UMKM) pada 2022. Bantuan itu diberikan berupa barang bukan uang.

"Masyarakat jangan hanya mikir untuk bekerja saja tapi menciptakan usaha dan membuka lowongan pekerjaan,” ucapnya.

“Kita mendukung dengan adanya bantuan UMKM berupa barang buat uang karena takut susah diawasinya," imbuhnya.

Sebelumnya diberitakan, Curhatan warga Klaten, Jawa Tengah tertipu calo tenaga kerja di Karawang viral di media sosial.

Beredar narasi tulisan di media sosial kronologi peristiwa yang dialami korban bernama Havid Alfriandra warga Klaten, Jawa Tengah tersebut.

Dia datang ke Karawang dengan membawa uang senilai Rp 9.000.000 hasil menjual sepeda motor dan kayu.

Baca juga: Wahidin Halim Maafkan dan Cabut Laporan Terhadap Enam Buruh yang Menerobos Ruang Kerjanya

Di rela membayar uang sebesar itu untuk bisa bekerja di salah satu perusahaan di Karawang.

Info lowongan pekerjaan itu didapatkannya dari info grup Facebook Loker Karawang Cikarang.

Sumber: WartaKota
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved