Varian Omicron

Teh Celli Minta Warga Karawang Tetap Waspada pada Varian Omicron

Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana was-was melihat perkembangan varian Omicron, meski di wilayahnya kasus aktif virus Covid-19 menurun.

Penulis: Muhammad Azzam | Editor: Valentino Verry
Wartakotalive.com/Joko Supriyanto
Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana minta warganya tetap waspada menghadapi varian Omicron. 

WARTAKOTALIVE.COM, KARAWANG - Angka kasus penyebaran Covid-19 di Kabupaten Karawang, Jawa Barat terus memperlihatkan tren penurunan.

Dalam beberapa bulan terakhir penambahan kasus tak lebih dari tiga kasus dalam sehari.

Bahkan sempat tidak ada penambahan kasus dan selama dua hari pada 2 dan 3 Januari 2022 tidak ada pasien Covid-19 yang dirawat di rumah sakit.

Kini, hanya ada satu pasien yang menjalani isolasi.

Baca juga: Moeldoko Ungkap untuk ‘Menaklukkan’ Papua, Pemerintah Indonesia tak Lagi Gunakan Militer

"Iya dua hari ini penambahan kasusnya nol, bahkan dua hari itu tidak ada yang dirawat di rumah sakit, tapi masyarakat juga jangan terlena," kata Bupati Karawang, Cellica Nurrachadiana, Selasa (4/1/2022).

Menurut Cellica, dengan terkendalinya kasus Covid-19 membuat program pembangunan daerah bisa berjalan dengan baik.

Pasalnya, tidak ada lagi anggaran yang pembangunan yang terkena refocusing.

Maka itu, salah satu upaya pengendaliannya dengan cara percepatan vaksinasi harus selesai.

"Januari 75 persen, dan enam bulan harus sudah 100 persen. Maka kita kejar vaksinasi anak juga kan," ujarnya.

Ilustrasi - Seorang siswa sedang menjalani penyuntikan vaksin covid-19.
Ilustrasi - Seorang siswa sedang menjalani penyuntikan vaksin covid-19. (Warta Kota/ Rizki Amana)

Dia menegaskan seringkali memberikan penekanan terhadap jajarannya agar upaya vaksinasi bisa dipercepat.

Kemudian terus melakukan penegakkan protokol kesehatan 5M, memakai masker, mencuci tangan pakai sabun atau handsanitizer, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan memgurangi mobilitas.

"Terus sama persiapan fasilitas kesehatan buat kita siap-siap. Walaupun Omnicron ini tidak ganas, tapi kan bisa menyerang yang sudah divaksin dua kali dan tingkat penyebarannya sangat tinggi makanya harus diantisipasi oleh kita," bebernya.

Berdasarkan data Satgas Covid-19 Karawang, total kasus konfirmasi Covid-19 sebanyak 43.465, pasien sembuh 41.597, meninggal 1.866.

Isolasi satu orang dan dirawat satu orang. Total kontak erat 52.467, probable 87 dan Suspek 8.988.

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved