Selasa, 19 Mei 2026

Survei SMRC, Ganjar Pranowo Tokoh Paling Disukai Pemilih

SMRC mengungkapkan, pelaksanaan survey ini dilakukan pada 8-16 Desember 2021 melalui tatap muka

Tayang:
Istimewa
Ganjar-Puan 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Hasil survey Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) dalam opini publik bertajuk 'Prospek Partai Politik dan Calon Presiden: Kecenderungan Perilaku Politik Pemilih Nasional', menyebutkan bahwa Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo adalah tokoh paling disukai oleh pemilih Indonesia.

Hal itu diungkapkan Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) saat merilis secara online pada Selasa (28/12/21) di Jakarta.

SMRC mengungkapkan, pelaksanaan survey ini dilakukan pada 8-16 Desember 2021 melalui tatap muka atau wawancara langsung.

Pada jumlah sample awal 2420 yang dipilih secara acak (multistage random sampling) dari seluruh populasi Indonesia yang berumur minimal 17 tahun atau sudah menikah.

Dari hasil tersebut diperoleh response rate (responden yang dapat diwawancarai secara valid) sebesar 2062 atau 85%. Margin of error survei dengan ukuran sampel tersebut diperkirakan sebesar ± 2,2 % pada tingkat kepercayaan 95% (asumsi simple random sampling).

Direktur Eksekutif SMRC, Sirojudin Abbas dalam presentasinya mengemukakan bahwa, di antara 17 nama tokoh, Ganjar Pranowo paling disukai.

Bahkan dari yang tahu, ada 86 persen yang menyatakan suka pada Ganjar. Tingkat kesukaan publik pada Ganjar ini jauh di atas Prabowo (disukai 71 persen dari yang tahu). Sementara Anies Baswedan sebesar 74 persen.

Lebih lanjut Abbas menjelaskan, dengan keadaan tersebut akan membuat Ganjar lebih unggul ketika kedikenalannya naik secara signifikan.

Baca juga: 164 Kilogram Sabu dari Delapan Pengungkapan Kasus Narkoba Dimusnahkan

Baca juga: Gencarkan Edukasi Penanganan Covid-19, Kominfo Luncurkan Buku Saku Tanya Jawab Nataru dan Jingle

Baca juga: Pengendalian Covid-19 & Prokes Disoroti Dalam Rapat Kabinet, Sandiaga Uno: Kunci Kebangkitan Ekonomi

Dalam survei ini ditemukan bahwa, tingkat kedikenalan Ganjar Pranowo masih di sekitar 67 persen, sementara Prabowo Subianto sudah 96 persen, dan Anies Baswedan sebesar 86 persen.

Dari Oktober 2020 ke Desember 2021, awareness atau kedikenalan pada Ganjar naik dari 54 persen menjadi 67 persen (naik 13 persen).

“Peningkatan awareness ini yang membuat elektabilitas Ganjar naik paling signifikan karena Ganjar adalah tokoh yang paling disukai,” papar Abbas.

Sementara itu, Ketua Dewan Pembina Laskar Ganjar-Puan, H Mochtar Mohamad mengatakan, pada Survei SMRC Desember 2021 di basis Gerindra Jawa Barat tergeser oleh PDI Perjuangan dan Golkar yang pada saat 2019 memimpin.

Baca juga: Pemkot Jaksel bersama TNI-Polri Monitoring Titik Keramaian Masyarakat saat Malam Tahun Baru

Baca juga: Soal Jabatan Wakil Menteri Sosial, Risma: Mau Diisi Atau Tidak Terserah Presiden

Baca juga: Ririn Dwi Ariyanti Tidak Terbukti Selingkuh dengan Pria Lain, Apa Penyebab Cerai dengan Aldi Bragi?

"Pada Pileg 2019 PDI Perjuangan 14,3% naik 20,3% Desember 2021. Pileg 2019, Golkar 13,3% naik 16,7% Desember 2021, sedangan Pileg 2019, Gerindra 17,6% turun 15,8%," katanya.

Di sisi lain, kurva naik Ganjar-Puan tidak akan terbendung lagi karena dianggap PDI Perjuangan berhasil dalam proses Kaderisasi dan Penataan Organisasi.

"Pasangan Ganjar-Puan dianggap mampu membangun Konstruksi INDONESIA BERDIKARI yang pondasinya sudah dimulai oleh Presiden Jokowi," terangnya.

Baca juga: Said Iqbal: Parpol Oposisi Saat Ini Setengah Hati, Beda dengan PDIP di Zaman SBY

Baca juga: BNN Musnahkan 164 Kg Sabu yang Hendak Digunakan untuk Pesta Malam Tahun Baru

Baca juga: Said Iqbal: Parpol Oposisi Saat Ini Setengah Hati, Beda dengan PDIP di Zaman SBY

Ia menambahkan, Ganjar mampu menjadi magnit swing voter, dan Puan Maharani mampu mengelola strong voter PDI Perjuangan.

Apalagi kalau Ganjar Pranowo diangkat di Kabinet Jokowi di tahun 2022.

"Sedangkan pesaing utamanya Anies selesai masa jabatannya di 2022 dan Prabowo Subianto terjebak di Kabinet Jokowi yang secara politik sulit bergerak," tandasnya. (bum)

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved