Selasa, 5 Mei 2026

Berita Nasional

BUMN Harus Bangkitkan UMKM Tanah Air yang Terdampak Pandemi Covid-19

BUMN Harus Bangkitkan UMKM Tanah Air yang Terdampak Pandemi Covid-19. Berikut Selengkapnya

Tayang:
Penulis: Dwi Rizki | Editor: Dwi Rizki
Istimewa
Anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi PAN Abdul Hakim Bafagih saat seminar sosialisasi ‘Peran BUMN untuk Pemberdayaan Masyarakat’ di Gedung Pertemuan Koperasi Unit Desa, Madiun, Jawa Timur pada Rabu (29/12/2021). 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Badan Usaha Milik Negara (BUMN) harus mampu membangkitkan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di Tanah Air, terutama yang terdampak pandemi Covid-19.

Hal tersebut diungkapkan Anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi PAN Abdul Hakim Bafagih saat seminar sosialisasi ‘Peran BUMN untuk Pemberdayaan Masyarakat’ di Gedung Pertemuan Koperasi Unit Desa, Madiun, Jawa Timur pada Rabu (29/12/2021).

“Melihat kondisi ini, BUMN memiliki peran penting untuk kembali membangkitkan UMKM yang mengalami berbagai kendala dalam menghadapi pandemi Covid-19,” kata Abdul Hakim berdasarkan keterangannya pada Rabu (29/12/2021).

Abdul Hakim mengatakan, UMKM adalah kunci kebangkitan ekonomi masyarakat. Untuk membuatnya berjaya kembali, pemerintah harus memberdayakan masyarakat dengan melakukan transformasi.

“BUMN harus menjadi lokomotif kebangkitan ekonomi saat pandemi, salah satunya dengan melakukan pemberdayaan masyarakat,” ujar dia.

Baca juga: Rahmad Darmawan Minta Pemain Rans Cilegon FC Jaga Profesionalitas di Laga Final Lawan Persis Solo

Baca juga: Crowd Free Night, Satlantas Wil Jakarta Barat Jaga Kota Tua dan CNI Kembangan Saat Malam Tahun Baru

Menurutnya, BUMN turut memiliki kewajiban melakukan pembinaan lingkungan, salah satu satu bentuk bina lingkungan adalah pemberdayaan masyararakat.

CSR BUMN harus diarahkan kepada ekonomi produktif dan ekonomi kreatif.

“Pembangunan sumber daya manusia (SDM) menjadi salah satunya. CSR BUMN juga bisa dilakukan dengan menguatkan koperasi,” jelasnya.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Ikatan Guru Indonesia Madiun Ajar Dwija Tanaya berharap, BUMN dapat menjadi orangtua asuh bagi pelaku UMKM.

Dengan menjadi anak asuh, UMKM ini tidak lagi merasa kehilangan arah dalam menyokong usahanya ketika terpuruk.

Baca juga: Sebut Penahanan tidak Mendasar, Forum Advokat Penegak Keadilan Minta Polisi Bebaskan Richard Lee

Baca juga: Positif Covid-19, Istri Pasien Omicron di Apartemen Dievakuasi ke RSPI Sulianti Saroso

“Selama ini, UMKM berjuang sendirian, dan banyak UMKM yang tidak tersentuh oleh CSR BUMN ini,” kata Ajar.

Sementara itu Ketua PKK Kelurahan Josenan Kota Madiun, Ike Dyah juga berharap, CSR BUMN mampu menyasar UMKM secara berkelanjutan. “Jadi, bukan hanya pelatihan saja, tapi menghidupkan UMKM dengan terus melakukan pendampingan sampai mereka hidup mandiri,” ujar Ike.

Selain seminar, Abdul Hakim Bafagih juga menyerahkan bantuan untuk pembangunan Pesantren Al Mukarromah, Desa Metesih, Kecamatan Jiwan, Kabupaten Madiun sebesar Rp 100 juta. Bantuan Rp 75 juta juga diberikan untuk display UMKM di Winongo, Kota Madiun.

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved