Breaking News:

Munarman Hadir di PN Jaktim, Pengamanan Sidang Makin Diperketat

Karenanya pada sidang lanjutan, Rabu (15/12/2021) hari ini, Munarman dihadirkan langsung di PN Jakarta Timur.

Wartakotalive.com/Junianto Hamonangan
Suasana area Pengadilan Negeri Jakarta Timur jelang jalannya sidang kasus terorisme eks Sekretaris Umum FPI, Munarman, Rabu (2/11/2021) 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Pekan lalu, Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur (Jaktim) mengabulkan permohonan eks Sekretaris Umum Front Pembela Islam (FPI) Munarman agar sidang kasus dugaan terorisme dirinya digelar offline dan bukan online.

Karenanya pada sidang lanjutan, Rabu (15/12/2021) hari ini, Munarman dihadirkan langsung di PN Jakarta Timur.

Munarman tiba di PN Jaktim, Rabu (15/12/2021) sekitar pukul 09.00 WIB‎.

Dua mobil Polri masuk ke dalam PN Jaktim. Salah satu mobil itu membawa Munarman.

"Sidang hari ini resmi menghadirkan Pak Munarman di PN Jaktim, tidak lagi online," kata ‎penasihat hukum Munarman, Aziz Yanuar, Rabu.

Munarman akan membacakan eksepsi atau keberatan atas dakwaan jaksa penuntut umum (JPU) yang dibacakan secara virtual pada Rabu pekan lalu.

Baca juga: Utang Luar Negeri Indonesia Menurun, tapi Masih di Atas Rp6.000 Triliun

Baca juga: Sudah 85 persen, Proyek Saluran Air di Jalan I Gusti Ngurah Rai Ditarget Selesai Sebelum Natal

Baca juga: Minta Doa Saat Ditanya Rencana Menikah dengan Roestiandi Tsamanov, Naysilla Mirdad: Dia Kayak Papa

Munarman maupun penasihat hukumnya, masing-masing akan mengajukan eksepsi pagi ini.

Saat sidang pembacaan dakwaan, JPU mendakwa Munarman dengan tiga dakwaan alternatif. Mantan pentolan FPI ini didakwa menggerakkan orang lain untuk melakukan aksi terorisme.

Munarman juga dituduh JPU telah berbaiat kepada Negara Islam di Irak dan Suriah (ISIS) di salah satu kampus Tangerang Selatan, pada 6 Juni 2014 lalu. Selain itu, JPU juga menuduh Munarman ‎mengajak orang lain untuk mendukung ISIS di wilayah Makassar dan Deli Serdang.

JPU membacakan dakwaan pertama dengan Pasal 14 Juncto Pasal 7‎ UU Nomor 5 Tahun 2018‎ tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme‎.

Baca juga: Ajukan Gugatan Ambang Batas 20 Persen ke MK, Bagaimana Peluang Gatot Nurmantyo di Pilpres 2024?

Dakwaan kedua Pasal ‎15 Juncto Pasal 7 UU Nomor 5 Tahun 2018‎ tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme‎.

Lalu, dakwaan ketiga tim JPU menjerat mantan pentolan F‎PI ini dengan Pasal 13 huruf (c) UU Nomor 5 Tahun 2018‎ tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme‎.

Lega

Sebelumnya terdakwa kasus dugaan tindak pidana terorisme, Munarman, mengaku lega dan senang atas dikabulkannya permohonan agar sidang perkara digelar secara offline, oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur. 

Halaman
123
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved