Sabtu, 18 April 2026

Laba Bersih Perdana Gapuraprima Melonjak 122 Persen di Kuartal Ketiga 2021

Nilai ini naik secara signifikan sebesar 122 persen dibandingkan laba bersih tahun berjalan pada periode 30 September 2020 sebesar Rp22,79 miliar. 

Editor: Ichwan Chasani
Istimewa
Direktur Utama PT Perdana Gapuraprima Tbk Arvin F Iskandar bersama jajaran manajemen GPRA saat menerima penghargaan di ajang Indonesia Property Awards yang diselenggarakan Property Guru, pada 30 November 2021 lalu. GPRA melalui Apartemen Bellevue Place berhasil memenangkan 3 kategori penghargaan pada ajang tersebut. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA — Meski di tengah pandemi Covid-19, pengembang properti Gapura Prima Group melalui PT Perdana Gapuraprima Tbk (IDX Code : GPRA) berhasil membukukan kinerja positif dalam sembilan bulan pertama di tahun 2021.

Pencapaian tersebut berasal dari kenaikan penjualan dan produktivitas perseroan.

Direktur Utama PT Perdana Gapuraprima Tbk Arvin F Iskandar mengatakan, berdasarkan laporan keuangan perusahaan per 30 September 2021, Perdana Gapuraprima berhasil membukukan laba bersih tahun berjalan sebesar Rp50,63 miliar.

Nilai ini naik secara signifikan sebesar 122 persen dibandingkan laba bersih tahun berjalan pada periode 30 September 2020 sebesar Rp22,79 miliar. 

Pertumbuhan positif laba bersih perseroan ini ditopang oleh pendapatan sepanjang kuartal ketiga 2021 yang tumbuh 15,1 persen menjadi Rp282,9 miliar, dibanding periode sama tahun lalu sebesar Rp245,8 miliar.

PT Perdana Gapuraprima Tbk (GPRA) melalui Apartemen Bellevue Place berhasil memenangkan 3 kategori penghargaan pada ajang “Indonesia Property Awards” yang diselenggarakan Property Guru, pada 30 November 2021 lalu.
PT Perdana Gapuraprima Tbk (GPRA) melalui Apartemen Bellevue Place berhasil memenangkan 3 kategori penghargaan pada ajang “Indonesia Property Awards” yang diselenggarakan Property Guru, pada 30 November 2021 lalu. (Istimewa)

“Selain strategi promosi penjualan yang dilakukan perseroan, kinerja positif Perdana Gapuraprima juga tak lepas dari adanya kebijakan relaksasi Pemerintah berupa Free PPN, insentif perbankan seperti penurunan suku bunga dan kebijakan kredit properti tanpa uang muka (DP) serta rasa optimistis karena telah berjalannya program vaksinasi yang berimbas pada pemulihan ekonomi masyarakat,” ujar Arvin F Iskandar dalam keterangan resminya Minggu (12/12/2021).

Arvin mengatakan, kontribusi pendapatan Perdana Gapuraprima sebagian besar berasal dari segmen landed house dengan persentase sebesar 65 persen. Sementara sisanya 35 persen berasal dari apartemen, office dan properti komersial lainnya.

Beberapa proyek tersebut antara lain, Cluster Savanna dan komplek ruko-office di Bukit Cimanggu City, Bogor, perumahan Metro Cilegon, Banten serta apartemen Bellevue Place di MT Haryono di Jakarta.

Rencana Strategis

Sementara itu, Komisaris Utama PT Perdana Gapuraprima, Tbk, Rudy Margono menjelaskan, perseroan sangat optimis jika iklim industri properti tanah air akan kembali pulih di tahun 2022 mendatang.

Untuk itu, GPRA telah menyiapkan sejumlah rencana strategis yang telah disesuaikan dengan kondisi pandemi, salah satunya meningkatkan produksi dan penjualan dari segmen perumahan (landed) kelas menengah pada kisaran harga Rp 1,2 miliar ke bawah.

Salah satu tampilan produk properti yang dikembangkan oleh PT Perdana Gapuraprima Tbk (GPRA). Berdasarkan laporan keuangan perusahaan per 30 September 2021, Perdana Gapuraprima berhasil membukukan laba bersih tahun berjalan sebesar Rp50,63 miliar.
Salah satu tampilan produk properti yang dikembangkan oleh PT Perdana Gapuraprima Tbk (GPRA). Berdasarkan laporan keuangan perusahaan per 30 September 2021, Perdana Gapuraprima berhasil membukukan laba bersih tahun berjalan sebesar Rp50,63 miliar. (Istimewa)

Selain itu, GPRA juga tetap kosisten untuk menyelesaikan proyek-proyek yang sedang berjalan, diantaranya proyek apartemen Bellevue Place MT Haryono dan pembangunan Villa di Bhuvana Ciawi, Bogor.

Perseroan sendiri untuk tahun 2021 telah menganggarkan belanja modal atau capital expenditure (capex) sebesar Rp 300 miliar yang akan digunakan untuk penyelesaian sejumlah proyek eksisting dan rencana investasi landbank.

“Hingga akhir tahun ini kami optimis kinerja perseroan masih akan bertumbuh hingga 15 persen,” pungkas Arvin F Iskandar.

Prestasi di tengah pandemi

Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved