2021, Ada 130 Ular Liar di Masuk ke Rumah Warga di Depok
Ular-ular yang ditangkap umumnya berasal dari pemukiman warga yang masih ada area persawahan, perkebunan, dan daerah pinggir kali.
Penanganan ular pun sebenarnya cukup mudah. Menurut Andi, ular hanya akan menyerang apabila dirinya merasa terancam.
Baca juga: Luhut Pastikan Omicron Belum Ditemukan di Indonesia
Baca juga: Darah Merah di Seprai Doraemon Jadi Saksi Bisu Pria Gay Kemayoran Meregang Nyawa
Baca juga: UPDATE Covid-19 di Indonesia 13 Desember 2021: 278 Pasien Sembuh, 106 Orang Positif, 12 Wafat
Guna mengevakuasi ular yang masuk rumah, Andi menyarankan untuk menyediakan sarung atau kantung bekas yang dibuka lebar dengan satu bagian yang diikat atau ditutup.
"Secara ilmiah dia masuk sendiri ke situ. Ular sebenarnya kalau melihat manusia takut dan bakal kabur, mereka menyerang kalau dalam posisi terancam saja," jelas Andi.
Ia menambahkan, seekor ular kemungkinan tak akan menyerang objek yang begerak. Hal ini terjadi karena ular melihat dan bergerak karena adanya sensor gerak di dalam tubuhnya.
Andi juga menilai, mengusir ular dengan cara menaburkan garam di area tertentu adalah tindakan yang sia-sia.
"Sebenarnya mau ditaruh sebanyak apa pun itu ular pasti akan lewat-lewat saja, karena ular itu kulitnya bersisik, nah garam ini gak akan menyentuh area dagingnya. Kecuali kalau hewan-hewan moluska seperti keong, lintah, itu baru kena," pungkas Andi. (M29)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/petugas-damkar-sedang-evakuasi-ular-di-salah-satu-rumah-warga-di-depok.jpg)