Breaking News:

Virus Corona

Virus Varian Omicron Bakal Ancam Industri Nasional, Menperin: Pekerja dan Pengusaha Jangan Panik

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengungkapkan, para pelaku industri baik itu pengusaha ataupun pekerja untuk tetap tenang.

dailymail.co.uk
Bagaimana Varian Omicron memiliki resistensi terhadap vaksin. Varian Omicron kini telah masuk ke sejumlah negara, seperti Inggris, Afrika Selatan, Hong Kong, Israel dan Belgia. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Kementerian Perindustrian buka suara terkait adanya potensi penyebaran virus Corona varian Omicron.

Varian virus tersebut dikhawatirkan dapat mempengaruhi kinerja industri manufaktur dalam negeri.

Namun, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengungkapkan, para pelaku industri baik itu pengusaha ataupun pekerja untuk tetap tenang serta tidak panik.

"Kinerja manufaktur sampai dengan hari ini menunjukkan posisi yang sangat baik. Kalau melihat adanya omicron, tentu harapan dari Kemenperin agar kita khususnya para pekerja industri dan pemilik industri agar tidak panik," ungkap Menteri Agus di Kantor Kemenperin saat ditemui belum lama ini.

Dirinya juga mengatakan, yang terpenting adalah mengikuti anjuran atau aturan yang telah ditetapkan oleh Pemerintah ataupun Kemenperin.

Menteri Agus berdasarkan catatannya mengungkapkan, saat wabah Covid-19 menyerang Indonesia, jumlah pekerja industri yang terpapar virus tersebut di lokasi tempat bekerja terbilang cukup rendah.

Baca juga: Tes PCR Masih Bisa Deteksi Varian Omicron Meski Tak Mampu Pantau Gen S

Baca juga: Antispasi Varian Omicron Masuk Indonesia, Jokowi Larang Pejabat Negara ke Luar Negeri

"Yang paling penting adalah ikuti surat edaran dari kami, ikuti sebaik-baiknya pengaturan yang sudah kami siapkan. insyaallah tidak ada lagi dampak penyebaran kasus Covid-19 di klaster industri," papar Menteri Agus.

Dalam data kami per kemarin penyebaran Covid-19 di industri sangat rendah.

"Artinya kami berterimakasih kepada pimpinan industri yang telah menetapkan protokol kesehatan yang cukup baik," katanya.

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved